Sepur Kluthuk Serayu Buka BHW 2026
- 11 Sep 2026 13:04 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas- Pertunjukan “Sepur Kluthuk Serayu” membuka Banjoemas Heritage Week atau BHW 2026 di Hetero Space Banyumas, Kamis 10 September 2026. Pertunjukan selama sekitar 15 menit yang digelar Yayasan Lengger Bicara tersebut, membawa penonton menyusuri perjalanan sejarah dan budaya Banyumas melalui puisi, gamelan, keroncong, tari Ebeg, hingga tari Megot yang dimainkan sejumlah anak.
Pertunjukan diawali seorang anak perempuan yang membacakan puisi tentang stasiun tua dan rel kereta, sebelum anak-anak lainnya membentuk formasi menyerupai gerbong kereta. Suasana kemudian berubah ketika selendang biru dimainkan sebagai simbol aliran Sungai Serayu, dilanjutkan permainan gamelan oleh Azka dan langgam keroncong “Di Tepinya Sungai Serayu” yang dinyanyikan Kanza.
Dinamika pertunjukan semakin terasa saat Prabhu dan Rendra membawakan tari Ebeg. Pada bagian akhir, seluruh pemain mengajak penonton menari Megot bersama, sebelum bunyi lonceng dan peluit kereta menandai berakhirnya pertunjukan, dan anak-anak meninggalkan panggung sambil menyanyikan lagu “Naik Kereta Api”.
Penulis naskah “Sepur Kluthuk Serayu”, R Satria Setyanugraha, mengatakan kereta dalam pertunjukan tersebut menjadi simbol penghubung perjalanan untuk mengenalkan berbagai kekayaan sejarah dan budaya Banyumas. Dari rel dan stasiun, penonton diajak menyusuri Sungai Serayu, menyaksikan Ebeg, mendengarkan gamelan, hingga akhirnya menari bersama dalam suasana Banyumasan.
Sementara itu, Community Coordinator BHHC, Grytje Gregory Hadiwono, mengatakan Banjoemas Heritage Week dirancang sebagai ruang pertemuan masyarakat dengan sejarah dan warisan budaya Banyumas. Kegiatan heritage, menurutnya, tidak hanya ditujukan bagi komunitas atau pemerhati sejarah, tetapi juga masyarakat umum dan generasi muda agar dapat mengenal serta berinteraksi langsung dengan sejarah di lingkungan mereka.
Rangkaian BHW 2026 berlangsung 10 hingga 13 September dengan berbagai agenda bertema sejarah, arsip, dan kebudayaan, termasuk Pameran 130 Tahun SDS. Pameran ini mengajak masyarakat melihat kembali perjalanan transportasi serta perubahan sosial dan ekonomi di kawasan Banyumas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....