Festival Banyumas Lengger Bicara 2026 Apresiasi Maestro Dagelan Banyumasan
- 29 Jun 2026 08:31 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Festival Banyumas Lengger Bicara 2026 menjadi momentum istimewa bagi para pelaku seni tradisi Banyumas. Dalam rangkaian acara yang digelar di Menara Pandang Teratai, Jumat (26/6/2026) malam, panitia memberikan penghargaan kepada maestro seni Dagelan Banyumasan, yakni Peyang, Penjol, dan Bu Suliyah.
Ketua Panitia Banyumas Lengger Bicara 2026, Bagoes Satria mengatakan, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para maestro dalam melestarikan kesenian Banyumasan. Ketiganya dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga eksistensi seni dagelan di tengah perkembangan zaman.
"Acara ini terutama pada malam puncak kita ada penyerahan penghargaan untuk maestro Seni Banyumasan," kata Bagoes Satria.
Menurut Bagoes, penghargaan tahun ini secara khusus diberikan kepada maestro seni Dagelan Banyumasan Peyang, Penjol, dan Bu Suliyah. Ketiga seniman tersebut tidak hanya dikenal luas di kalangan masyarakat Banyumas, tetapi juga pernah menjadi pengisi berbagai program siaran di RRI sehingga karya dan lawakan khas Banyumas mereka akrab di telinga pendengar.
"Pada malam hari ini yang akan diserahkan adalah maestro kita untuk Dagelan Banyumasan Peyang, Penjol, dan Bu Suliyah. Nah, mereka juga dulu sangat santer di RRI," ujarnya.
Kehadiran Peyang, Penjol, dan Bu Suliyah dalam berbagai program siaran RRI pada masanya turut berperan dalam memperkenalkan seni dagelan Banyumasan kepada masyarakat yang lebih luas. Melalui medium radio, seni tradisi tersebut mampu menjangkau pendengar lintas generasi dan tetap lestari hingga saat ini.
Selain penyerahan penghargaan kepada para maestro, Festival Banyumas Lengger Bicara 2026 juga menghadirkan berbagai pertunjukan seni yang melibatkan seniman lokal maupun nasional. Rangkaian acara tersebut menjadi upaya untuk memperkuat ekosistem kesenian Banyumas sekaligus mengenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.
Pemberian penghargaan kepada Peyang, Penjol, dan Bu Sulia diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan melestarikan seni tradisi Banyumasan. Apresiasi tersebut juga menjadi pengingat atas jasa para maestro yang telah mendedikasikan hidupnya bagi perkembangan seni dan budaya Banyumas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....