Festival Dolanan Kuna Ajak Anak Banyumas Bermain dan Berbudaya
- 27 Jun 2026 11:51 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Upaya melestarikan permainan tradisional sekaligus mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai terus dilakukan di Kabupaten Banyumas. Salah satunya melalui Festival Dolanan Kuna yang digelar di Museum Panglima Besar Jenderal Soedirman, Banyumas, pada 27-28 Juni 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas tersebut menghadirkan berbagai permainan tradisional yang dahulu akrab dimainkan anak-anak, seperti egrang, bakiak, gobak sodor, gasing, lumbungan, dan lain-lain.
Festival Dolanan Kuna mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak pagi, puluhan anak bersama orang tua memadati area museum untuk mencoba berbagai permainan rakyat yang telah disiapkan panitia.
Selain dapat bermain secara langsung, anak-anak yang hadir juga mendapatkan bingkisan berisi mainan tradisional dan jajanan khas anak sebagai bagian dari upaya mengenalkan kembali suasana permainan masa lalu yang kini mulai jarang ditemui.
Pengelola Museum Panglima Besar Jenderal Soedirman, Roni, mengatakan festival tersebut bertujuan menumbuhkan kembali kecintaan generasi muda terhadap permainan tradisional yang sarat nilai budaya dan edukasi.
Menurutnya, permainan tradisional tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mampu melatih keterampilan fisik, kerja sama, sportivitas, serta kemampuan bersosialisasi anak dengan lingkungan sekitarnya.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengenalkan kembali permainan-permainan tradisional kepada anak-anak. Harapannya mereka tidak hanya bermain gawai, tetapi juga aktif bergerak dan berinteraksi dengan teman-temannya,” ujar Roni.
Ia menjelaskan, permainan tradisional memiliki nilai penting dalam pembentukan karakter anak karena mengajarkan kebersamaan, kreativitas, dan kemampuan menyelesaikan masalah secara langsung di lapangan.
Roni berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana edukasi budaya sekaligus ruang rekreasi keluarga yang murah dan menyenangkan selama masa libur sekolah.
“Permainan tradisional merupakan bagian dari warisan budaya yang harus terus dijaga. Kami ingin anak-anak mengenal bahwa bermain tidak selalu harus dengan gawai, tetapi juga bisa melalui aktivitas yang sehat, menyenangkan, dan penuh nilai kebersamaan,” katanya.
Festival Dolanan Kuna menjadi salah satu agenda pelestarian budaya yang digelar di kawasan Museum Panglima Besar Jenderal Soedirman. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak kembali mengenang sekaligus menghidupkan permainan rakyat yang pernah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Banyumas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....