Festival Sokaraja Angkat Ndalem Jernih sebagai Warisan Sejarah Lokal

  • 03 Jun 2026 12:35 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas : Bangunan bersejarah Ndalem Jernih di Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, akan menjadi pusat pelaksanaan Festival Sokaraja pada 6 Juni 2026. Kegiatan yang didukung Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan tersebut bertujuan memperkenalkan sekaligus memberdayakan bangunan bersejarah yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat.

Ketua Pelaksana Festival Sokaraja, Ratih Alifa, mengatakan Ndalem Jernih dipilih karena memiliki nilai sejarah yang kuat dan menyimpan jejak perkembangan Islam di Sokaraja. Kompleks tersebut juga diketahui memiliki keterkaitan dengan keturunan Pangeran Diponegoro serta menjadi lokasi pondok pesantren lansia.

"Justru karena masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan Ndalem Jernih, maka bangunan ini perlu diangkat dan diperkenalkan kepada publik," kata Ratih dalam program Sore Ceria Pro 2 FM RRI Purwokerto.

Ia menjelaskan, festival akan berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 21.00 WIB dengan berbagai kegiatan budaya. Rangkaian acara diawali dengan kegiatan "Mlaku-mlaku Sokaraja" dari Pendopo Kecamatan Sokaraja menuju Kompleks Ndalem Jernih.

Selain itu, pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan musik lesung khas Sokaraja, tari calung Banyumasan, pertunjukan kentongan, hingga instalasi video mapping yang menampilkan sejarah Ndalem Jernih dan perkembangan budaya Islam di wilayah Sokaraja.

Ratih menuturkan, konsep video mapping dipilih untuk mendekatkan sejarah kepada generasi muda melalui pendekatan visual yang lebih modern dan interaktif. Ruang dalam bangunan Ndalem Jernih akan disulap menjadi ruang imersif yang menyajikan cerita sejarah dalam bentuk animasi dan visual bergerak.

Menurutnya, upaya pelestarian bangunan bersejarah tidak hanya dilakukan melalui konservasi fisik, tetapi juga dengan menghadirkan aktivitas yang membuat masyarakat mengenal dan memanfaatkan ruang bersejarah tersebut secara berkelanjutan.

Ia berharap Festival Sokaraja dapat menjadi agenda tahunan yang terus menghidupkan kawasan Ndalem Jernih sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga warisan sejarah daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....