Masyarakat Antusias Saksikan Ebeg, "Janturan" Jadi Primadona
- 13 Apr 2026 14:11 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Kesenian tradisional Ebeg atau kuda lumping khas Banyumas masih menjadi tontonan yang diminati masyarakat. Hal ini terlihat dari antusiasme warga yang berdatangan ke lokasi pertunjukan demi menyaksikan berbagai atraksi yang disuguhkan.
Salah satu penonton, Lastri, warga Sumampir, mengaku sengaja datang untuk menonton pertunjukan Ebeg di Lapangan Grendeng pada Minggu siang (12/4/2026). Ia mengatakan bahwa daya tarik utama kesenian ini terletak pada tarian dan atraksi saat para pemain memasuki tahap “janturan” atau kerasukan.
“Paling seru itu pas janturan, ada yang jungkir balik dan atraksi macam-macam,” ujar Lastri.
Selain janturan, terdapat bagian lain yang dinilai menarik oleh penonton, yakni “laisan”. Pada tahap laisan, seorang pemain dimasukkan ke dalam kurungan dan keluar dengan penampilan berbeda.
Menurut Lastri, Ebeg merupakan kesenian tradisional khas Banyumas yang sudah ia sukai sejak kecil. Ketertarikan ini juga menurun kepada anaknya yang pernah bergabung dalam komunitas Ebeg selama beberapa tahun.
Lebih lanjut, Lastri menilai bahwa kesenian Ebeg perlu terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda. Ia menekankan keterlibatan anak muda sangat penting, mengingat generasi sebelumnya perlahan akan berkurang.
“Penting, harus turun-temurun, terutama ke anak muda,” ujar Lastri.
Hal senada disampaikan Kusnul, warga Grendeng, yang juga hadir menonton. Ia mengetahui adanya pertunjukan Ebeg melalui media sosial dan tertarik datang karena menyukai unsur tari, musik, dan suasana tradisional yang ditampilkan.
“Dari kecil sudah sering nonton, jadi sudah akrab. Yang menarik itu janturannya sama tari-tariannya,” ungkapnya.
Menurut Kusnul, keberlangsungan Ebeg hingga saat ini tidak lepas dari tingginya minat masyarakat. Ia bahkan menilai antusiasme penonton saat ini justru lebih meningkat dibandingkan di masa lalu.
Dengan dukungan masyarakat dan keterlibatan generasi muda, kesenian Ebeg diharapkan tetap bertahan dan berkembang di tengah arus modernisasi, sekaligus menjadi warisan budaya yang terus dijaga kelestariannya. (Azra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....