Lawan Mager: Trik Jitu Taklukkan Kebiasaan Menunda Pekerjaan

  • 29 Mar 2026 10:35 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Pernahkah Anda merasa daftar tugas (to-do list) semakin panjang, namun keinginan untuk memulai justru semakin hilang? Fenomena menunda-nunda pekerjaan atau yang populer dengan istilah procrastination kini menjadi tantangan serius bagi produktivitas anak muda di dunia kerja maupun pendidikan.

Menunda bukan sekadar masalah manajemen waktu, melainkan bentuk pertahanan diri terhadap stres. Mengutip artikel kesehatan dari laman Alodokter, kunci utama untuk meraih kembali semangat kerja adalah dengan menghentikan siklus penundaan.

Seringkali kita menunda karena merasa tugas tersebut terlalu berat atau membosankan. Alodokter menyarankan untuk menciptakan lingkungan kerja yang minim distraksi dan memberikan self-reward kecil setelah menyelesaikan satu tugas untuk menjaga motivasi tetap menyala.

Strategi "Mencicil" dan Skala Prioritas

Salah satu alasan utama kita merasa malas adalah karena melihat pekerjaan sebagai satu gunung besar yang menakutkan. Melansir tips dari laman Ruangguru, cara efektif untuk mengatasinya adalah dengan memecah tugas besar menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dikelola.

Ruangguru menekankan pentingnya menentukan prioritas menggunakan metode seperti Matriks Eisenhower (memisahkan mana yang mendesak dan mana yang penting). Dengan menyelesaikan bagian kecil satu per satu, otak kita akan merasa lebih ringan dan tidak terbebani oleh bayang-bayang pekerjaan yang menumpuk.

Terapkan Aturan 5 Menit

Selain pembagian tugas, disiplin diri menjadi fondasi yang tak tergantikan. Berdasarkan laman ulasan pengembangan karier dari Dealls, ada teknik menarik yang bisa dicoba, yaitu "Aturan 5 Menit".

Prinsipnya sederhana: paksa diri Anda untuk mengerjakan sesuatu hanya dalam waktu 5 menit saja. Biasanya, setelah melewati ambang batas 5 menit pertama, momentum akan terbentuk dan rasa malas akan hilang dengan sendirinya.

Dealls juga menyarankan untuk mengenali waktu produktif masing-masing individu. Jika Anda lebih fokus di pagi hari, gunakan waktu tersebut untuk tugas yang paling sulit.

Sebaliknya, simpan tugas administratif yang ringan untuk waktu-waktu di mana energi mulai menurun.

Mulai Sekarang, Bukan Nanti

Menghilangkan rasa malas memang tidak bisa dilakukan secara instan. Ini adalah proses melatih mental untuk tetap fokus pada tujuan jangka panjang daripada kesenangan sesaat (seperti scrolling media sosial).

Dengan mengkombinasikan lingkungan yang kondusif, pemecahan tugas yang cerdas, dan disiplin waktu, kebiasaan menunda pekerjaan bisa perlahan dikikis. Ingat, langkah tersulit dalam setiap pekerjaan adalah langkah pertama. Jadi, matikan notifikasi ponselmu, ambil napas dalam, dan mulailah mengerjakan tugas pertamamu sekarang juga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....