Purwokerto, Kota “Slow Living” yang Ramai Didatangi Mahasiswa Rantau
- 13 Mar 2026 15:13 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto : Purwokerto merupakan salah satu kota yang terletak di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Kota ini dikenal sebagai kota slow living yang menghadirkan ritme hidup santai, tenang, dan tidak terburu-buru dengan identitas daerah dan budayanya yang masih terjaga dengan baik. Suasana di pinggir jalan yang cenderung lengang, lalu lintas yang tidak terlalu padat, serta biaya hidup yang murah menjadi bagian dari daya tarik kota ini. Purwokerto kerap dianggap menjadi tempat tinggal yang nyaman untuk orang-orang yang menginginkan kehidupan longgar.
Selain nyaman untuk ditinggali, Purwokerto juga menjadi salah satu pilihan untuk tempat belajar. Banyak pelajar dari luar daerah yang datang untuk menempuh pendidikan jenjang lanjut ke kota ini. Beberapa perguruan tinggi di Purwokerto seperti Unsoed, UMP, Telkom, dan sebagainya menjadi pilihan bagi beberapa orang. Gelombang mahasiswa rantau yang datang ke kota ini turut membawa dinamika yang baru. Kehadiran ribuan mahasiswa dari luar daerah menjadikan suasana kota semakin hidup, terutama pada malam dan akhir pekan.

“Dampaknya itu ekonomi kita naik ya, ibaratnya membuka banyak lapangan kerja karena yang pasti teman-teman mahasiswa punya kebutuhan juga. Dampak lainnya, Purwokerto jadi lebih padat dari sebelumnya, bahasa daerah semakin jarang digunakan, dan tempat nongkrong banyak beralih ke coffee shop,” jelas Milly. “Mungkin harapannya, Purwokerto tetap menjadi Purwokerto, identitas dan budayanya tetap terjaga,” lanjutnya.
Kehadiran ribuan mahasiswa di Purwokerto memberikan perubahan yang berlangsung secara bertahap. Beberapa daerah kerap dipadati orang-orang dengan berbagai aktivitas. Terlebih lagi, banyak tempat nongkrong, warung makan, dan coffee shop yang mulai memadati area di sepanjang jalan Purwokerto. Bagi sebagian orang, kehidupan di Purwokerto terasa lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Perubahan tersebut mencerminkan bagaimana kepadatan penduduk ikut memengaruhi ritme kehidupan di tengah masyarakat.
Meski demikian, banyak yang melihat perubahan tersebut dengan sisi positif. Purwokerto yang semakin ramai dianggap turut menggerakkan ekonomi lokal. Perubahan Purwokerto dari yang hening menjadi lebih ramai tidak langsung menghilangkan sebutan slow living-nya. Suasana kota sebelumnya masih dapat dirasakan di beberapa tempat, terutama yang masih rindang dan asri. Bagi mereka, kehidupan di Purwokerto tetap menawarkan keseimbangan antara dinamika kota dan ketenangan khasnya.INindya)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....