Pengelola Pasar Wage, Tidak Menemukan Volume Minyak Kita Dikurangi

  • 14 Mar 2025 08:25 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Temuan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengenai ketidaksesuaian takaran Minyakita saat inspeksi mendadak pada 8 Maret 2025 sempat menimbulkan keresahan. Menindaklanjuti hal ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) melakukan pemeriksaan di berbagai pasar, salah satunya Pasar Wage Purwokerto pada Senin (10/3/2025).

Kepala Sub Tata Usaha UPTD Pasar Wilayah 1 Purwokerto, Susi Ernawati, memastikan bahwa ketidaksesuaian takaran Minyakita tidak ditemukan di Pasar Wage. "Diperindag sudah turun langsung ke lapangan untuk mengecek, ada beberapa kios yang kita datangi, langsung kita timbang berat minyak tersebut. Alhamdulillah, di sini semuanya sesuai dengan takaran. Aman Pasar Wage," kata Susi saat ditemui RRI di Pasar Wage Purwokerto pada Kamis (13/3/2025).

Susi juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada keluhan dari pedagang mengenai takaran Minyakita. Pernyataan ini diperkuat oleh salah satu pedagang, Yanti, yang mengatakan usahanya tidak terpengaruh karena pelanggannya masih membeli Minyakita dibandingkan merk lain.

"Ya masih cenderung Minyakita. Soale milih yang murah, bukan milih yang mahal. Kalau yang mahal dijual lebih lambat, Minyakita lebih cepet," ungkapnya. Selain itu, ia menyebut tidak ada pembeli yang bertanya atau mengeluhkan kebenaran isu tersebut.

Menurut Yanti, pembeli masih percaya bahwa takaran Minyakita sesuai dengan yang tertera di kemasan. Ia juga memastikan bahwa dirinya memasok Minyakita dari agen resmi dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter, mengikuti instruksi dari dinas terkait.

Selain itu, bagi para pedagang yang mendapat pasokan dari agen resmi harus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Hal ini bertujuan untuk mengetatkan pengawasan bagi pedagang agar tetap mengikuti arahan dari pemerintah terakit haga jual Minyakita di pasaran. (Marcellia Eki Christine)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....