Teh Desa, Sudah Antisipasi Cukai Minuman Berpemanis

  • 19 Jan 2025 19:15 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas : Dua tahun dibentuk usaha menjual es teh, dengan nama dagang Teh Desa hingga pertengahan Januari 2025 telah memiliki 950 outlet yang tersebar di Provinsi Jawa Tengah, Jatim, Jabar, Bali, NTB, Aceh dan sejumlah wilayah lainnya di Indonesia.

GM PT Karya Dari Desa yang memproduksi Teh Desa Eli Ma' rifin mengatakan, usahanya dimulai dari Purwokerto dan berkembang ke beberapa wilayah di Indonesia. Karena menjaga kualitas produk dan layanan, termasuk mempergunakan gula asli dan teh pilihan.

“ Ketika mitra franchise tidak mempergunakan gula asli, kita cabut lisensi,” kata Eli Ma'rifin.

Terkait adanya rencana Pemerintah akan mengenakan cukai minuman berpemanis dalam kemasan ( MBDK) Eli kepada warta Minggu ( 19/1/2025) petang menjelaskan, pihaknya sudah mengantisipasinya dengan membuat skema. Sehingga mitra bisnisnya, akan menjual harga Teh Desa seharga Rp2.500 atau Rp 3.000 per satu gelas.

Sehingga dirinya optimistis, pemberlakukan MBDK ini tidak akan berdampak pada kenaikan harga jual Teh Desa kepada konsumen. Selain itu penjualannya akan tetap stabil, kebijakan MBDK diperlakukan mulai tahun ini.

“ Sebelumnya adanya rencana pemberlakukan cukai, kita sudah buat tering harga. Jadi mitra itu, boleh menjual Rp 2.500 atau Rp 3 ribu per gelas. Kita sebelum tering harga, kita sudah hitung dulu profit buat mereka termasuk jika pengenaan cukai pemanis,” jelas Eli.

Sementara itu, untuk lebih mendekatkan kepada konsumen, Teh Desa menggelar konser musik. Seperti pada Minggu malam ini, dengan menggelar konser Vierratale, The Lantis dan Malacca.

Konser musik bertajuk Kecil-kecilan Suka Cita Teh Desa sebagai bagian dari upaya membangun brand awareness terhadap produk mereka. Brands And Partnership Teh Desa Rindy Acvionita mengatakan, konser musik ini bagian dari berbagi kebahagian di perayaan Teh Desa yang ke- 2. Sebanyak 3 ribu tiket sudah terjual habis, dari pengemar dan konsumen Teh Desa.

“Kami mengundang Vierratale, The Lantis, dan Malacca sebagai upaya membangun brand awareness terhadap Teh Desa. Dengan tajuk Kecil-kecilan Suka Cita Teh Desa, kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi warga Purwokerto dan sekitarnya,” ujar Rindy, perwakilan dari Teh Desa.

“Melalui brand awareness, kami berharap produk Teh Desa semakin dikenal luas sekaligus menghadirkan sukacita bagi warga. Inilah sebuah mahakarya dari desa,” tambah Rindy.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....