Tarik Peluang Usaha dari Lembutnya Chiffon Cake
- 07 Nov 2024 18:18 WIB
- Purwokerto
KBRN Banyumas: Chiffon cake merupakan salah satu jenis bolu yang ada di Indonesia. Bertekstur lembut dan ringan menjadikannya banyak digemari. Hal itu, diakui oleh Owner Sari Asian Food, Diana Lyntusari. Menurutnya, chiffon cake memang diminati semua kalangan. Kue ini membuka peluang bagi siapapun yang ingin memulai usaha.
“Selama tinggal di Tangerang Selatan, Saya ada usaha soes basah. Sudah punya pelanggan. Tahun 2021 pas pandemi, Saya pulang ke Notog. Merintis usaha kembali membuat soes kering agar tahan lama. Namun, ramainya hanya saat lebaran. Jadi, memikirkan produk lain yang banyak dicari. Kebetulan tetangga minta dibuatin kue-kue yang belum ada di sekitar. Akhirnya coba produksi chiffon cake. Alhamdulillah, berjalan sampai sekarang,” terang Diana.

Semula, Diana menerapkan made by order dengan kemasan yang masih polos dan belum diberi nama. Hingga lebaran 2023, banjir pesanan hingga kewalahan. Dirinya memutuskan untuk meningkatkan kualitas. Menyematkan brand “Manja”, akronim dari Manunggal Jaya pada produk, mempercantik packaging serta mengurus legalitasnya.
“Dalam sehari bisa produksi sampai 100 loyang. Ada 3 varian rasa, yakni pandan, keju dan coklat yang punya segmentasi masing-masing. Biasanya, pandan itu buat kumpul keluarga, tentengan silaturrahmi dan jenguk orang sakit. Kalau coklat, digandrungi ibu-ibu yang punya anak kecil. Sementara best sellernya, keju disukai pekerja dan anak muda,” tutur Diana.
Adapun harga masih terjangkau, 35 ribu rupih per boxnya. Pembelian ataupun pemesanan bisa langsung ke outlet di Dusun Keser RT 05/06 Desa Notog, Kecamatan Patikraja atau mengungjungi instagram @manjachiffon. Bagi yang di luar kota juga bisa menikmati dengan order melalui jasa pengiriman paxel.
“Untuk soes kering, tetep produksi tapi nggak banyak. Sebenarnya ada kripik brownies, tapi masih off. Saat ini, fokus ke chiffon cake karena melihat peluang. Saya bersama suami dibantu 3 karyawan berharap agar Manja Chiffon Cake ini bisa lebih dikenal luas. Jangan panjangnya, bisa menjadi oleh-oleh khas Banyumas,” pungkas Diana. (Ula)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....