Inilah Juara 1 Putra dan Putri Bintang Radio RRI Purwokerto 2026
- 18 Sep 2026 10:37 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Bintang Radio menjadi salah satu ajang pencarian bakat menyanyi yang telah melekat dalam perjalanan Radio Republik Indonesia (RRI). Kompetisi tersebut pertama kali diselenggarakan pada 1951 sebagai bagian dari peringatan Hari Radio dan hingga kini terus digelar sebagai ruang bagi talenta-talenta muda untuk menunjukkan kemampuan bernyanyi. Lebih dari tujuh dekade berjalan, Bintang Radio tidak hanya menjadi kompetisi untuk mencari penyanyi berbakat. Ajang tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan musik Indonesia dan menjadi ruang bagi penyanyi muda untuk memperoleh pengalaman, memperluas jejaring, serta melanjutkan perjalanan mereka ke tingkat yang lebih tinggi.
Pada 2026, RRI kembali menyelenggarakan Bintang Radio Indonesia. Di tingkat RRI Purwokerto, pendaftaran dibuka mulai 3 hingga 30 Agustus 2026. Proses tersebut akhirnya melahirkan dua nama yang berhasil menjadi juara pertama kategori putra dan putri. Keduanya merupakan pelajar asal Purwokerto yang memiliki pengalaman berbeda dalam perjalanan bermusik, tetapi sama-sama menjadikan latihan dan proses sebagai bagian penting untuk mencapai prestasi. Penyerahan hadiah bagi para pemenang Bintang Radio RRI Purwokerto 2026 dilaksanakan pada Kamis (17/9/2026).
Momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat sosok di balik keberhasilan juara pertama putra dan putri tahun ini, yakni Abyan Rizky Aji dan Nasywa Amareta Sasikirana.
Abyan Rizky Aji merupakan pelajar SMA Negeri 1 Purwokerto yang berhasil meraih juara pertama kategori putra Bintang Radio RRI Purwokerto 2026. Di usianya yang masih 16 tahun, keberhasilan tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan bermusiknya.
“Dari kecil itu emang suka hobi nyanyi, terus orang tua aku akhirnya lesin aku nyanyi, dan udah sampai sekarang masih lanjut, sering ikut lomba,” ujar Abyan.
Bagi Abyan, menyanyi bukanlah kemampuan yang baru ia tekuni ketika mengikuti Bintang Radio. Ketertarikannya terhadap dunia tarik suara telah tumbuh sejak kecil. Melihat minat tersebut, orang tuanya kemudian memberikan dukungan dengan mengikutsertakan Abyan dalam les menyanyi.
Ketika usianya telah memenuhi persyaratan Bintang Radio, Abyan pun memutuskan untuk mencoba mengikuti ajang yang diselenggarakan RRI tersebut. Keputusan itu juga mendapat dorongan dari orang tua dan pelatih yang mendukungnya untuk mengikuti kompetisi sebagai salah satu cara menambah pengalaman sekaligus prestasi.
“Karena dari awal emang udah nungguin sih, kan 16 tahun itu minimal. Nah akhirnya yaudah lah ikut Bintang Radio karena juga disuruh sama orang tua, terus pelatih juga lumayan kalau juara gitu biar nambah prestasi juga,” ungkap Abyan.
Setelah melewati proses kompetisi, Abyan akhirnya berhasil menjadi juara pertama. Ia mengaku merasa sangat senang atas hasil tersebut. Di balik rasa senang itu, terdapat tantangan berikutnya karena kemenangan di tingkat RRI Purwokerto membuka kesempatan untuk melanjutkan perjuangan ke tingkat koordinator wilayah.
“Seneng banget tentunya ya bisa jadi juara satu, dan yang bikin deg-degannya itu sih karena lanjut ke korwil,” ujar Abyan.
Dalam proses menuju kemenangan, Abyan tidak menyebut strategi khusus yang rumit. Ia memilih dua hal sederhana yang terus dijaga, yakni latihan dan rasa percaya diri. Baginya, kemampuan tampil di atas panggung perlu didukung dengan persiapan yang konsisten.
“Goals ke depannya mau juara-juara terus sih,” ujar Abyan.
Setelah mendapatkan gelar juara pertama, Abyan berharap perjalanan di dunia kompetisi menyanyi dapat terus berlanjut. Ia ingin menjadikan pencapaian tersebut sebagai motivasi untuk meraih prestasi berikutnya.
Sementara itu, juara pertama kategori putri diraih Nasywa Amareta Sasikirana, pelajar SMA Negeri 2 Purwokerto berusia 17 tahun. Berbeda dengan Abyan yang baru pertama mengikuti Bintang Radio, Nasywa telah mengenal ajang tersebut sejak lama dan bahkan pernah mengikutinya pada tahun sebelumnya.
“Kebetulan tahun kemarin aku juga ikut dan emang tahun kemarin aku belum berhasil buat masuk tiga besar dan alhamdulillahnya tahun ini juara satu,” ujar Nasywa.
Nasywa memang telah aktif di bidang musik sebelum mengikuti Bintang Radio. Selama sekitar dua tahun terakhir, ia rutin mewakili sekolah dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) cabang menyanyi solo putri. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari pengalaman bermusiknya sebagai seorang pelajar.
Ketertarikan Nasywa terhadap dunia tarik suara sendiri telah tumbuh sejak kecil. Namun, ia mulai menekuni kegiatan menyanyi secara lebih serius ketika duduk di kelas tiga sekolah dasar.
“Iya aku suka nyanyi dari kecil cuman buat yang di tekuin banget dan ikut lomba dimana mana itu dari aku kelas 3 SD,” ungkap Nasywa.
Berbagai pengalaman tersebut kemudian membawanya mengikuti Bintang Radio. Bagi Nasywa, ajang tersebut bukan kompetisi yang baru ia kenal. Ia telah mengetahui Bintang Radio sejak masih kecil melalui informasi yang diberikan guru vokalnya.
“Kalo awal mula ikut bintang radio itu sebenernya aku udah tau ajang ini dari lama yah dari aku kecil emang udah tau karena kebetulan di kasih informasi juga sama guru vokal aku cuman buat kriteria ikut bintang radio kan emang 16 tahun yah minimal jadi aku baru ikut tahun kemaren,” ujarnya.
Pada 2025, ia telah ambil bagian dalam Bintang Radio RRI Purwokerto dan berhasil masuk dalam 10 besar kategori putri. Namun, saat itu ia belum berhasil melaju ke tiga besar. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Nasywa. Kegagalan untuk mencapai tiga besar pada tahun sebelumnya tidak membuatnya berhenti. Ia kembali mengikuti kompetisi pada 2026 dan akhirnya berhasil mencapai posisi tertinggi kategori putri.
Perjalanan Nasywa memperlihatkan bahwa pengalaman kompetisi tidak selalu langsung menghasilkan kemenangan. Kegagalan pada tahun sebelumnya justru menjadi bagian dari proses yang membawanya kembali ke panggung Bintang Radio dengan pengalaman yang lebih matang.
“Jujur perasaan aku waktu dapat juara di Bintang Radio itu pastinya seneng, tapi sebelum itu pasti lebih kaget sih karena emang nggak expect dari jauh-jauh. Jadi waktu buka Instagram terus kayak langsung, ‘hah ternyata, ya ampun’,” ujar Nasywa.
Bagi Nasywa, pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang telah ia jalani dalam bermusik, termasuk pengalaman mengikuti berbagai kompetisi sebelumnya.
Ia juga tidak menganggap kemenangan dapat diperoleh secara instan. Menurutnya, konsistensi latihan dan bertambahnya pengalaman tampil menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri menghadapi sebuah kompetisi.
“Yang penting cukup konsisten dan terus berlatih aja sih, karena emang buat juara di sebuah ajang itu nggak bisa langsung instan karena kita harus ngelewatin segala prosesnya dulu dan tentunya naikin jam terbang,” kata Nasywa.
Kini, tantangan berikutnya telah menanti. Sebagai juara pertama putri Bintang Radio RRI Purwokerto, Nasywa akan membawa nama RRI Purwokerto pada tahapan seleksi berikutnya di tingkat koordinator wilayah.
“Harapan aku tentunya setelah menjadi juara di Bintang Radio Purwokerto ini bisa menampilkan dan memberikan hasil terbaik di seleksi tahap berikutnya,” ungkap Nasywa.
Kemenangan Abyan dan Nasywa pada Bintang Radio RRI Purwokerto 2026 memperlihatkan dua perjalanan yang berbeda. Perbedaan pengalaman tersebut menunjukkan bahwa setiap peserta memiliki perjalanan masing-masing sebelum akhirnya sampai pada satu panggung yang sama.
Selain menceritakan perjalanan hingga berhasil meraih juara pertama, Abyan dan Nasywa juga menyampaikan kesan selama mengikuti rangkaian Bintang Radio RRI Purwokerto 2026. Bagi keduanya, ajang tersebut tidak hanya menjadi tempat untuk berkompetisi, tetapi juga memberikan pengalaman dan kesempatan untuk bertemu dengan peserta lain.
“Keren sih keren, pesan aku untuk Bintang Radio semoga sukses selalu,” ungkap Abyan.
Kesan singkat tersebut menunjukkan bahwa bagi Abyan, pengalaman mengikuti Bintang Radio meninggalkan kesan positif. Ia juga berharap ajang tersebut dapat terus berjalan dan berkembang pada tahun-tahun berikutnya.
Sementara itu, Nasywa memiliki kesan yang lebih luas setelah mengikuti seluruh rangkaian Bintang Radio.
“Rekan-rekan di RRI Purwokerto itu baik-baik banget dan sampai helpful banget, baik dari proses pendaftaran sampai audisi dan bahkan sampai pengumuman,” ujar Nasywa.
Ia mengapresiasi pihak RRI Purwokerto yang menurutnya memberikan pendampingan dan membantu peserta sejak proses pendaftaran hingga pengumuman.
“Untuk Bintang Radio kedepannya semoga ajang ini bisa terus berlanjut dan bisa lebih baik lagi dari tahun ke tahun dan semoga bisa semakin sukses,” tambah Nasywa.
Pesan dari kedua juara tersebut melengkapi perjalanan mereka dalam Bintang Radio RRI Purwokerto 2026. Keduanya kini tidak hanya membawa gelar juara pertama, tetapi juga pengalaman yang diperoleh selama mengikuti seluruh rangkaian kompetisi. Perjalanan tersebut menjadi bekal untuk menghadapi tahapan selanjutnya sekaligus terus mengembangkan kemampuan mereka di bidang tarik suara. (Novita Widya Putri)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....