"Desa Sanjai: Menyatu dengan Alam dan Tradisi di Bukittinggi"

  • 26 Okt 2024 08:15 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN,Bukittinggi; Di samping memiliki keunikan dengan kuliner traditional dan souvenir lainnya, Desa Wisata Sanjai juga memiliki banyak potensi di bidang seni traditional, untuk menyalurkan bakat dan potensi yang ada dikalangan generasi muda, maka dibentuklah Sanggar Seni yang diberi nama Sanggar Sarumpun Bajurai Ameh. Disini dikembangkan seni traditional yang saat ini sudah mampu menampilkan berbagai macam tari tradisional (tari pasambahan, tari indang, dan tari lainnya), permainan tambua dengan Tansa, silat ( silek ), yang bisa ditampilkan sesuai permintaan tamu/wisatawan dan permintaan orang yang mau mengadakan resepsi pernikahan atau acara lainnya. Sebagian besar peralatan yang dibutuhkan anak-anak Sanggar dibantu dari Dana pokir anggota Dewan Sabirin Rachmat, ditambah dengan swadaya anggota sanggar.

Untuk mendukung program wisata selain usaha traditional di atas, Desa Wisata Sanjai juga memfasilitasi tamu dan wisatawan dengan layanan penginapan berupa rumah tinggal/Homestay. Sehingga para tamu dapat dengan lebih mudah dan lama menikmati berbagai paket dan produk yang ada. Untuk mewujudkan Desa Wisata Yang Berdaya Saing, Desa wisata Sanjai telah membuat gebrakan dengan mengusung acara Sumarak Desa Wisata Sanjai yang telah menjadi agenda tahunan di kampung sanjai, kota Bukittinggi, dimana acara ini pertama kalinya di ketuai oleh Ibuk Dr. Sukmareni, SH,MH pada tahun 2023 yang berjalan dengan sukses. kemudian dilanjutkan dengan Sumarak Desa Wisata Sanjai ke - 2 tahun 2024, dimana di ketuai Oleh Bapak Agusrizal, SE dan Penanggung jawab Acara adalah ibuk Dr. Sukmareni, SH,MH. Dimana di acara kedua ini berhasil menjaring peserta dari berbagai daerah di sumatra Barat.

Suksesnya acara Sumarak Desa Wisata Sanjai ini telah menarik perhatian dari berbagai pihak dan masyarakat. Dimana semakin banyaknya kunjungan yang datang ke desa wisata sanjai, baru baru ini desa wisata Sanjai mendapat kunjungan dari SMAIT Al Ittihad Pekanbaru.

Berkat kegigihan dan arahan dari Ibu Dr. Sukmareni,SH,MH, desa Sanjai saat ini mampu bersaing dengan desa wisata lainnya baik di Kota Bukittinggi maupun desa wisata lainnya yang ada di Indonesia. Dan informasi terbaru yang disampaikan oleh Ibu Sukmareni, akan ada kunjungan lagi ke Desa wisata sanjai tepatnya pada hari sabtu tanggal 2 November 2024.

Kunjungan ini berasal dari tamu luar negri yang berkeinginan melihat langsung proses pembuatan kerupuk Sanjai serta mempraktekkan langsung sambil belajar cara membuat keripik sanjai mulai dari pemotongan ubi sampai proses penggorengannya. Dimana kerupuk sanjai ini merupakan oleh-oleh Khas dari Kota Bukittinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....