PMK Kembali Mengancam Ternak Sapi Di Kabupaten Tolitoli

  • 09 Jan 2025 10:23 WIB
  •  Toli Toli

KBRN,Tolitoli: Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kini kembali menjadi perhatian serius di kalangan peternak dan instansi terkait di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Tolitoli. Beberapa sapi di wilayah ini terindikasi terjangkit PMK, yang memicu kekhawatiran akan penyebaran penyakit tersebut.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Tolitoli, Hi. Herman Madjid, mengungkapkan bahwa wabah PMK yang menyerang ternak sapi di daerah ini berasal dari luar wilayah Tolitoli. Penyakit tersebut dibawa oleh sapi-sapi yang dibeli peternak dari luar daerah, yang diduga terinfeksi sebelum sampai di Tolitoli.

"Untuk mencegah meluasnya wabah PMK, Dinas Perkebunan dan Peternakan Tolitoli telah mengambil langkah-langkah strategis, termasuk memperketat pengawasan di setiap titik perbatasan. Selain itu, kami juga berkomitmen untuk turun langsung ke lapangan guna melakukan pengecekan rutin terhadap ternak sapi yang terindikasi terpapar PMK," ujar kepala dinas perkebunan dan peternakan Tolitoli Hi.Herman Madjid kepada rri.co.id Selasa (7/1/2025 )

Hi. Herman Madjid juga menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan stok obat-obatan yang cukup untuk mengobati ternak yang terdampak penyakit ini.

"Dinas Perkebunan dan Peternakan Tolitoli memastikan bahwa pasokan obat yang ada akan digunakan secara maksimal untuk menanggulangi wabah tersebut,"ungkapnya

Meskipun demikian, dari sepuluh kecamatan yang ada di Kabupaten Tolitoli, tidak seluruhnya terpapar kasus PMK. Hanya beberapa kecamatan dan desa yang ditemukan memiliki sapi yang terinfeksi penyakit ini.

Dinas Perkebunan dan Peternakan Tolitoli terus berupaya agar wabah PMK tidak meluas, dengan mengedepankan pengawasan ketat dan penanganan yang cepat. Peternak diharapkan tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan gejala-gejala PMK pada ternaknya untuk mencegah penularan lebih lanjut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....