Bahaya Konsumsi Cemilan Ringan yang Mengandung MSG

  • 10 Okt 2024 19:01 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandarlampung: Camilan asin memang menjadi favorit bagi anak-anak, dan mungkin , kita yang dewasa berusaha sebisa mungkin untuk menghindari Si Kecil dari konsumsi camilan kaya MSG (monosodium glutamat) seperti makanan chiki.

Makanan ringan kemasan merupakan camilan yang melewati serangkaian proses pengolahan (Ultra processed food ) dan dikemas dalam bungkus atau toples sebelum akhirnya sampai ke tangan konsumen , yaitu bisa berupa keripik atau kue kering.

Rasanya yang lezat dan penyajiannya yang praktis membuat makanan dalam kemasan sering dikonsumsi oleh banyak orang. Apalagi jika kamu punya jadwal yang padat dan tidak sempat memasak atau membeli makanan, mengonsumsi makanan cepat saji yang dibungkus dalam kemasan sering menjadi solusi yang dipilih.

Tapi, dibalik kepraktisannya, ada bahaya yang perlu diwaspadai dari mengonsumsi makanan cepat saji dalam kemasan. Kandungan bahan pengawet dan bahan kimia lain di dalam makanan kemasan dapat meningkatkan beberapa risiko untuk kesehatan.

Dalam jangka panjang, konsumsi makanan ringan kemasan yang terlalu banyak dan terlalu sering bisa menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, seperti obesitas, penyakit kardiovaskuler, diabetes, bahkan depresi.

Bahaya mengonsumsi makanan dalam kemasan terlalu sering :

  • Meningkatkan Tekanan Darah

Makanan dalam kemasan mengandung kadar garam dan MSG yang sangat tinggi. Makanya kebanyakan makanan dalam kemasan terasa gurih dan enak saat disantap.

  • Menyebabkan Usus Tersumbat

Sebagian besar bahan pokok makanan dalam kemasan terbuat dari karbohidrat. Kandungan ini jika dicampur dengan bahan kimia yang lain maka dapat menempel pada dinding usus. Terlalu sering mengonsumsi makanan dalam kemasan akan menyebabkan usus tersumbat ataupun terluka.

  • Meningkatkan Risiko Diabetes

Minuman yang dikemas dalam kaleng memiliki kandungan gula yang sangat tinggi. Selain itu, ada juga makanan dan minuman dalam kemasan yang mengandung tambahan pemanis buatan, yaitu sirup jagung tinggi fruktosa.

Jenis pemanis buatan tersebut telah dikenal sebagai penyebab diabetes. Selain itu, mengonsumsi minuman berkadar gula tinggi terlalu sering juga dapat menyebabkan resistensi insulin, sehingga gula darah dalam tubuh meningkat dan kamu berisiko terkena diabetes tipe 2.

  • Rentan Mengalami Obesitas

Sebenarnya boleh-boleh saja kok makan makanan ringan kemasan, asalkan tidak berlebihan dan cukup sesekali saja. Nah, sebelum mengonsumsinya, periksa label nutrisi yang tertera di kemasan dan pilihlah produk dengan kadar lemak total, lemak jenuh, gula, serta garam yang rendah.

Memang tidak mudah untuk menghentikan kebiasaan makan makanan ringan kemasan. Namun, kesehatan tubuh kita tetaplah yang utama. Jangan sampai berbagai penyakit kronis menyerang hanya karena tidak mampu menahan keinginan untuk mengonsumsi makanan ringan kemasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....