Ekshumasi Selesai, Forensik Belum Temukan Tanda Kekerasan pada Jenazah Sutrimo
- 13 Agt 2026 15:44 WIB
- Purwokerto
Video
RRI.CO.ID, Banyumas – Tim gabungan dokter forensik telah menyelesaikan ekshumasi dan autopsi terhadap jenazah Sutrimo, pegawai rumah tangga eks Jampidsus Febrie Adriansyah, di Makam Bantaragung, Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Rabu (12/8/2026).
Kepala Tim Dokter Forensik, dr. Ahmad Yudianti, mengatakan dari hasil pemeriksaan luar dan dalam secara visual, tidak ditemukan tanda-tanda luka akibat benda tumpul maupun benda tajam.
Jenazah yang diperiksa dipastikan berjenis kelamin laki-laki, dengan perkiraan usia sekitar 40 tahun dan panjang badan 166 sentimeter.
"Untuk pemeriksaan luar dan pemeriksaan dalam secara visual, kami tidak mendapatkan tanda-tanda luka yang diakibatkan oleh benda tumpul maupun benda tajam," katanya dalam konferensi pers, Rabu sore.
Meski demikian, tim forensik belum dapat menyimpulkan penyebab maupun cara kematian Sutrimo. Sejumlah sampel telah diambil untuk pemeriksaan lanjutan di laboratorium.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....