Ibadah Batin Perkuat Kesabaran dan Rasa Syukur dalam Kehidupan
- 06 Okt 2026 05:37 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Ibadah dalam Islam tidak hanya berkaitan dengan amalan yang terlihat secara lahiriah, tetapi juga mencakup ibadah batin seperti kesabaran dan rasa syukur. Keduanya dinilai penting untuk membantu seseorang menghadapi berbagai kondisi kehidupan dengan lebih tenang.
Hal tersebut disampaikan Ustaz Hendro Kuncoro, S.Pt. dalam program Mutiara Pagi Pro1 RRI Purwokerto, Sabtu 3 Oktober 2026 , dengan tema Arti Penting dari Ibadah Bagian 2. Menurutnya, manusia memiliki fitrah untuk tunduk kepada aturan, sehingga ibadah menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia.
“Patuh pada aturan itu namanya ibadah. Sehingga dengan kepatuhan kepada aturan hidup manusia itu akan enak,” ujar Ustaz Hendro.
Ia menjelaskan, kepatuhan terhadap aturan tidak hanya berlaku dalam ibadah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika seseorang bekerja dan mencari rezeki. Ustaz Hendro juga menjelaskan bahwa ibadah terbagi menjadi ibadah lahir dan ibadah batin. Ibadah lahir dapat terlihat melalui salat, puasa maupun membaca Al-Qur'an. Sementara itu, ibadah batin meliputi iman, takwa, ikhlas, sabar dan syukur yang perlu terus ditumbuhkan dalam diri.
" Ibadah batin tidak kalah penting karena kondisi batin yang tidak terisi dapat membuat seseorang lebih mudah goyah ketika menghadapi persoalan. Bahkan, seseorang yang rajin menjalankan ibadah lahir dapat tetap mudah marah ketika menerima nasihat apabila ibadah batinnya belum tumbuh dengan baik.' tegasnya.
Dalam pembahasannya itu , Ustaz Hendro juga menekankan dua bentuk ibadah batin, yaitu sabar dan syukur. Ia menyampaikan bahwa kedua sikap tersebut menjadi penting karena kehidupan manusia tidak selalu berjalan sesuai harapan. Seseorang akan menghadapi keberhasilan maupun kegagalan, kesenangan maupun kesedihan.
“Sesuatu yang perlu kita perbanyak, pertebal, perkuat dalam kehidupan kita agar kemudian di samping dapat pahala dari Allah Subhanahu wa Ta'ala, kita sendiri yang dapat manfaat dari cara kita beribadah batin dengan syukur dan sabar,” jelasnya.
Lebih lanjut, kesabaran lanjut Ustaz Hendro bukan hanya memberikan pahala, tetapi juga memberikan ketenangan bagi diri sendiri. Ketika seseorang mampu menerima nasihat, menghadapi perkataan orang lain, maupun menghadapi kondisi yang tidak sesuai harapan dengan sabar, dirinya tidak mudah terbebani oleh rasa sakit hati.
" Kkesabaran itu merupakan sesuatu yang perlu dilatih secara terus-menerus. , dan proses tersebut dapat dilakukan melalui pembelajaran, memperbanyak ilmu dan bergaul dengan orang-orang yang dapat memberikan nasihat dengan baik." Tambahnya.
Sementara itu, rasa syukur berkaitan dengan bagaimana seseorang menerima berbagai hal yang telah diberikan dalam kehidupannya. Ustaz Hendro mengingatkan agar rasa syukur tidak berubah menjadi kesombongan, pamer atau riya. Menurutnya, menjaga niat menjadi hal penting agar rasa syukur tetap berada dalam koridor yang benar.
Ia mengajak masyarakat untuk belajar mensyukuri berbagai keadaan yang dimiliki, baik berupa rezeki, pasangan, anak maupun suasana kehidupan. Dengan rasa syukur, seseorang akan lebih nyaman menjalani kehidupan dan tidak terus-menerus membandingkan apa yang dimiliki dengan kehidupan orang lain.
" jadi ibadah itu seharusnya tidak berhenti pada amalan fisik, tetapi juga tercermin dalam sikap dan kondisi batin. Kesabaran dan rasa syukur perlu terus diperkuat agar seseorang mampu menghadapi berbagai persoalan dengan lebih tenang sekaligus memperoleh manfaat dalam kehidupannya," Pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....