Rebranding Lumenna Hotel Purwokerto, Hadirkan Identitas Baru
- 01 Okt 2026 14:33 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID Purwokerto – Lumenna Hotel Purwokerto menghadirkan identitas baru melalui proses rebranding yang tidak hanya mengubah nama hotel, tetapi juga konsep, tampilan, fasilitas, hingga pengalaman yang diberikan kepada tamu. Sebelumnya dikenal sebagai Meotel Purwokerto dengan konsep retro vintage, hotel tersebut kini mengusung konsep contemporary coastal yang memberikan kesan lebih cerah, segar, dan nyaman.
Hal tersebut disampaikan dalam program Dialog Interaktif Pro 1 RRI Purwokerto, pada Selasa, (29/9/2026), yang mengusung tema Rebranding Lumenna Hotel Purwokerto. Dialog ini turut mengundang Usmanto Iskhak, selaku general manager Lumenna Hotel Purwokerto, serta T.S Maharani, selaku sales marketing manager Lumenna Hotel Purwokerto.
Dalam dialog tersebut, keduanya menjelaskan berbagai perubahan yang dilakukan sekaligus tujuan rebransing dalam memperkuat identitas baru Lumenna. Perubahan konsep menjadi salah satu bagian utama dalam proses rebranding. Jika sebelumnya Meotel identik dengan nuansa retro vintage, kini Lumenna menghadirkan suasan yang terinspirasi dari kawasan pesisir melalui penggunaan warna biru, putih, dan krem. Menurutnya, perubahan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman berbeda bagi tamu yang sebelumnya pernah menginap.
“Jadi kita sekarang konsepnya lebih ke contemporary coastal, hampir kaya hotel di pesisir Pantai. Jadi lebih cerah karena kita mengambil elemen warna biru, putih, krem,” ujar Maharani.
Proses pembaruan dilakukan secara bertahap, mulai dari area lobi, kafe, fasad hotel, hingga kamar. Usmanto juga mengatakan, proses rebranding tidak hanya berkaitan dengan perubahan tampilan, tetapi juga bertujuan untuk menciptakan suasana hotel yang lebih nyaman bagi pengunjung.
“Sekarang ini kita melakukan perubahan. Jadi mulai dari interior, eksterior, walaupun kami belum selesai 100% tapi kamu sekarang sedang berprroses untuk semua dilakukan perubahan tentunya untuk menuju yang lebih baik lagi,” ujar Usmanto.
Selain perubahan visual, Lumenna juga memperkuat identitas melalui nama dan filosofi baru. Nama Lumenna berasal dari kata “limen” yang berarti Cahaya, dengan tagline Your Guiding Light. Filosofi tersebut menggambarkan harapan agar Lumenna dapat menjadi tempat yang memberikan kenyamanan sekaligus menjadi rumah kedua bagi para tamu.
Konsep tersebut kemudian diterapkan pada berbagai aspek pelayanan dan fasilitasi. Area lobi dibuat lebih terbuka dan terang, sementara restoran juga mulai menghadirkan menu yang selaras dengan konsep pesisir, salah satunya menu berbahan dasar seafood.
Lumenna juga menyasar segmen pelanggan yang cukup beragam. Maharani menyebut target pasar tetap mencakup pemerintahan, perusahaan, dan travel agent, serta keluarga. Dengan total 117 kamar dan area parkir yang luas, Lumenna dinilai memiliki fasilitas yang dapat menunjuang kebutuhan rombongan maupun keluarga yang berkunjung ke Purwokerto dan sekitarnya.
Di sisi lain, proses rebranding juga menjadi tantangan tersendiri karena masyarakat perlu mengenal identitas baru hotel yang sebelumnya sudah memiliki pelanggan dengan nama Meotel. Namun, pihak hotel menyebut perubahan tersebut tidak serta-merta membuat pelanggan lama berpindah.
Maharani menjelaskan bahwa sejumlah pelanggan lama atau repeater justru memberikan respons positif terhadap perubahan yang dilakukan. Peningkatan fasilitas dan pelayanan menjadi salah satu upaya untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan sekaligus menarik pelanggan baru.
“Jadi kita tidak kehilangan tamu yang lama dan kita juga dapat tamu-tamu baru setelah melihat ternyata ada perubahan nih dari yang tadinya Meotel ke Lumenna. Jadi ternyata ada perubahannya yang lumayan signifikan,” ungkap Maharani.
Selain mempertahankan pelanggan, Lumenna juga berupaya untuk membangun hubungan dengan lingkungan sekitar dan pelaku ekonomi lokal. Hotel membuka peluang kolaborasi dengan UMKM, sektor pariwisata, serta komunitas. Salah satu bentuknya adalah paket wisata yang menggabungkan akomodasi dengan kegiatan wisata di kawasan Baturraden.
Lumenna juga membawa perhatian pada aspek sosial melalui rencana membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Usmanto mencontohkan pengalaman hotel yang sebelumnya telah mempekerjakan seorang oenyandang tunarungu di bagian laundry dan membuka kemungkinan agar kesempatan serupa dapat diperluas ke department lain.
Dalam membangun identitas baru, kesiapan sumber daya manusia juga menjadi perhatian. Pihak hotel melakukan refresh training dan pembaruan SOP agar pelayanan yang diberikan karyawan sesuai dengan visi, misi, serta identitas Lumenna yang baru.
Bagi Usmanto, identitas Lumenna ingin dibangun melalui suasana hotel yang terang, bersih, dan ramah. Hal tersebut menjadi bagian dari makna “Cahaya” yang dibawa oleh nama Lumenna.
“Jadi hotel yang identik dengan kebersihan itu yang kita usung konsep ke dalamnya,” kata Usmanto.
Rebranding Lumenna Hotel Purwokerto pun menjadi langkah untuk menghadirkan wajah baru yang ridak hanya telihat berbeda secara visual, tetapi juga dirasakan melalui pelayanan dan pengalaman selama berada di hotel.
Dengan konsep baru, pembaruan fasilitas, serta penguatan pelayanan, Lumenna berupaya membangun identitas sebagai salah satu pilihan akomodasi di Purwokeerto yang nyaman bagi berbagai kebutuhan tamu. (Tiara Chelsea)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....