E-Kinerja Harian Perkuat Kinerja ASN yang Transparan dan Akuntabel
- 28 Agt 2026 10:55 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto – Pengelolaan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) terus diarahkan agar lebih terukur, transparan, dan akuntabel. Salah satunya melalui implementasi E-Kinerja Harian yang mendokumentasikan aktivitas dan hasil kerja ASN secara sistematis.
Hal tersebut dibahas dalam sesi sharing session ke-56 BKN bertema “Implementasi E-Kinerja Harian: Mewujudkan Kinerja ASN yang Terukur dan Akuntabel”, Kamis (27/08/2026). Plt. Direktur Kinerja dan Penghargaan Aparatur Sipil Negara BKN, Sri Gantini, S.Sos., M.A.P., menekankan bahwa pencatatan kinerja tidak sekadar menjadi aktivitas administratif.
“Yang kita hasilkan ini perlu ada dokumentasinya, bukan hanya sibuk mencatat kegiatan. Di sini kata kuncinya adalah apa yang kita kontribusikan kepada organisasi ini dapat terlihat,” jelasnya.
Sementara itu, Analis SDM Aparatur Ahli Madya BKN, Ari Widyawati, S.Kom., menjelaskan bahwa implementasi E-Kinerja Harian dimulai dari perencanaan kinerja melalui Rencana Hasil Kerja (RHK). RHK kemudian dijabarkan menjadi rencana aksi sebagai target periodik, yang selanjutnya menjadi dasar pencatatan progres atau aktivitas kinerja harian.
Data kinerja yang telah dicatat kemudian dapat dipantau atasan melalui sistem. Selain itu, realisasi kinerja dapat terakumulasi secara otomatis sehingga ASN tidak perlu melakukan penginputan ulang pada akhir periode.
Ari menegaskan, penerapan E-Kinerja Harian merupakan bagian dari siklus pengelolaan kinerja yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, penilaian, hingga tindak lanjut. Perencanaan yang baik membuat ASN lebih mudah menentukan pekerjaan harian yang sesuai dengan target kinerjanya.
E-Kinerja Harian juga menjadi sarana untuk menyediakan bukti atas pekerjaan yang telah dilakukan ASN sehingga dapat mendukung proses evaluasi dan melindungi ASN apabila terjadi perbedaan penilaian.
“Bukan untuk bisa mengawasi apa yang dilakukan ASN terhadap kinerjanya, tapi untuk melindungi ASN itu sendiri bekerja karena sudah ada aktivitas yang disampaikan dan juga bukti dukung,” ujar Ari.
Melalui penerapan tersebut, kinerja ASN diharapkan tidak hanya terlihat dari aktivitas yang dilakukan, tetapi juga dari hasil dan kontribusinya terhadap organisasi. (Fauziyah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....