KKN UIN Saizu Dorong Kepedulian Lingkungan lewat Pelatihan Ecoprint
- 13 Agt 2026 15:30 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID Purwokerto - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 58 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto Kelompok 84, menggelar pelatihan ecoprint bagi ibu-ibu PKK Desa Gumelem Wetan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja unggulan yang mengedepankan kreativitas masyarakat sekaligus kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan bahan alam.
Pelatihan tersebut diikuti oleh ibu-ibu PKK Desa Gumelem Wetan dengan kegiatan berupa pengenalan teknik ecoprint dan praktik secara langsung. Peserta diajak memanfaatkan berbagai jenis daun yang tersedia di lingkungan sekitar untuk menghasilkan motif alami pada kain dan tote bag.
Ecoprint merupakan teknik pembuatan motif pada kain dengan memanfaatkan pigmen alami dari tumbuhan. Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan pada alternatif pemanfaatan bahan alam yang dapat menghasilkan produk kreatif sekaligus memiliki potensi nilai ekonomi.
Koordinator Desa (Kordes) kelompok 84 Iqbal Setyo Nugroho mengatakan, pelatihan ecoprint dipilih karena memiliki keterkaitan dengan upaya meningkatkan kreativitas masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami berharap pelatihan ecoprint ini tidak hanya menjadi kegiatan selama KKN, tetapi bisa terus dikembangkan oleh ibu-ibu PKK. Selain memanfaatkan bahan alam yang ada di sekitar, kegiatan ini juga dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi penggunaan produk berbahan plastik,” ujar Kordes KKN.

Menurutnya, pemanfaatan bahan alam dalam pembuatan ecoprint dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan produktif bagi masyarakat. Produk yang dihasilkan juga berpotensi dikembangkan menjadi kerajinan yang memiliki nilai jual.
Ketua PKK Desa Gumelem Wetan Ibu Sarwini menyambut baik pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ecoprint memberikan pengalaman baru bagi ibu-ibu PKK dalam mengolah bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
“Kami sangat senang dengan adanya pelatihan ini karena ibu-ibu mendapatkan ilmu dan keterampilan baru. Bahan yang digunakan juga mudah ditemukan di sekitar kita. Semoga setelah pelatihan ini ibu-ibu bisa terus mencoba dan mengembangkan ecoprint menjadi produk yang bermanfaat,” ungkap Ketua PKK Desa Gumelem Wetan.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pendampingan mulai dari memilih daun, menata daun di atas media kain, proses pemindahan pigmen alami, hingga tahap akhir pengolahan produk. Peserta juga diberikan kesempatan melakukan praktik secara langsung sehingga dapat memahami setiap tahapan pembuatan ecoprint.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, lebih kreatif dalam memanfaatkan potensi lingkungan. Selain menghasilkan produk kerajinan, penggunaan bahan yang dapat digunakan kembali juga menjadi bagian dari edukasi mengenai pentingnya mengurangi ketergantungan terhadap produk sekali pakai berbahan plastik.
Mahasiswa KKN UIN Saizu berharap keterampilan yang telah diberikan dapat diteruskan secara mandiri oleh ibu-ibu PKK Desa Gumelem Wetan. Dengan pengembangan yang berkelanjutan, ecoprint tidak hanya menjadi kegiatan kreatif, tetapi juga dapat membuka peluang pengembangan produk lokal yang bernilai ekonomi sekaligus mendukung kepedulian terhadap lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....