Cek Kesehatan Gratis Banyumas, Dorong Masyarakat Aktif Deteksi Penyakit
- 13 Agt 2026 16:18 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Program Cek Kesehatan Gratis atau CKG terus didorong di Kabupaten Banyumas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus mendeteksi penyakit dan faktor risiko sejak dini.
Pelaksanaan CKG melibatkan seluruh puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Selain pemeriksaan, program ini juga diarahkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat dan deteksi dini berbagai penyakit.
Hal tersebut mengemuka dalam dialog Purwokerto Menyapa RRI Purwokerto, Kamis (13/8/2026), dengan tema “Cek Kesehatan Gratis, Sejauh Mana Capaiannya?”. Dialog menghadirkan Ketua Tim Kerja CKG Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Banyumas, Supriatin, S.Tr.KL, serta Pj CKG Puskesmas Purwokerto Timur II, Asih Hidayati, S.KM.
Ketua Tim Kerja CKG Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Banyumas, Supriatin, S.Tr.KL, menyampaikan bahwa capaian program tidak cukup hanya dilihat dari jumlah masyarakat yang telah mengikuti pemeriksaan.“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana Cek Kesehatan Gratis ini mampu menemukan penyakit maupun faktor risiko sejak dini, sehingga masyarakat bisa segera mendapatkan edukasi dan tindak lanjut sesuai kondisi kesehatannya.”
Supriatin juga menekankan pentingnya meningkatkan partisipasi masyarakat. Menurutnya, masih diperlukan berbagai strategi agar semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang tersedia.“Kami terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis. Jangan menunggu sakit atau muncul keluhan baru kemudian melakukan pemeriksaan, karena deteksi dini sangat penting dalam upaya pencegahan.”
Sementara itu, Pj CKG Puskesmas Purwokerto Timur II, Asih Hidayati, S.KM, mengatakan puskesmas terus melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan cakupan pemeriksaan, termasuk menjangkau kelompok masyarakat yang belum memanfaatkan layanan CKG.“Kami tidak hanya menunggu masyarakat datang ke puskesmas. Salah satu upaya yang dilakukan adalah jemput bola agar pelayanan Cek Kesehatan Gratis bisa semakin dekat dengan masyarakat dan cakupannya semakin luas.”
Strategi jemput bola menjadi salah satu hal yang dieksplorasi dalam dialog, termasuk bagaimana upaya tersebut diterapkan untuk meningkatkan cakupan peserta CKG.
Asih menambahkan, pelaksanaan CKG juga menyasar anak sekolah. Puskesmas melakukan pemantauan terhadap capaian pemeriksaan sekaligus menyiapkan langkah untuk mengejar sasaran yang belum tercapai.“Untuk sasaran anak sekolah, kami terus melakukan koordinasi dan pemantauan agar pemeriksaan dapat menjangkau seluruh sasaran. Anak-anak juga penting mendapatkan pemeriksaan sejak dini untuk mengetahui kondisi kesehatannya.”
Menurut Asih, monitoring dan evaluasi diperlukan untuk memastikan pelaksanaan CKG berjalan sesuai target dan kendala yang muncul dapat segera ditindaklanjuti.“Monitoring dan evaluasi menjadi bagian penting, karena dari situ kami bisa melihat perkembangan capaian, mengetahui kelompok yang masih belum terjangkau, kemudian menentukan strategi berikutnya agar target dapat tercapai secara maksimal.”
Program CKG di Banyumas diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan perlu menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk memperbaiki pola hidup dan mendapatkan pelayanan lanjutan apabila ditemukan gangguan atau faktor risiko kesehatan.
Dinas Kesehatan dan puskesmas juga terus mendorong masyarakat agar tidak memiliki anggapan bahwa pemeriksaan kesehatan hanya diperlukan ketika tubuh sudah merasakan sakit.
Dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat melakukan pemeriksaan, diharapkan berbagai penyakit dapat diketahui lebih awal dan risiko komplikasi dapat ditekan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....