Ciptakan Ruang Digital Sehat, Masyarakat Diajak Kedepankan Etika Bermedia Sosial
- 15 Jul 2026 11:27 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID,Purwokerto - Mencitptakan ruang digital yang sejuk dan nyaman menjadi tanggung jawab seluruh pengguna internet. Ditengah derasnya informasi dan tingginya interaksi di media sosial, masyarakat diharapkan mampu mengedepankan etika, empati, dan sikap saling menghargai dalam berkomunkasi diruang siber.
Hal tersebut disampaikan Nailul Barokah, S.Kom., M.Si.dalam program literasi digital di pro1 RRI Purwokerto bertema Masyarakat Cerdas Digital Bijak dan Aman di Ruang Siberber, pada selasa (14/07/2026) dipandu Desi Natalia.
Menurut Nailul, ruang digital yang sehat dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, yakni berpikir sebelum mengetik dan membagikan informasi. Pengguna media sosial perlu memastikan bahwa menyebarkan setiap konten yang diunggah tidak mengandung ujaran kebencian, provokasi, maupun informasi yang belum terverifikasi.
"Ruang digital akan menjadi sejuk jika setiap pengguna mampu mengendalikan diri. Biasakan berpikir sebelum memposting, cek keberan informasi, dan gunakan media soisal untuk menyebarkan hal-hal yang bermanfaat,"ujarnya.
Ia menjelaskan , perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk saling menyerang atau menyebarkan kebencian di media sosial.
"Tidak semua pervedaan harus berujung pada perdebatan yang tidak sehat. Sampaikan pendapat dengan bahasa yang santun, hormati pandangan orang lain, dan jangan mudah terpancing provokasi,"katanya.
Nailul juga mengingatkan pentingnya membangun budaya literasi digital yang berlandaskan etika. Menurutnya, pengguna internet tidak hanya ditunut cakap menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki tanggung jawabmoral atas setiap jejak digital yang ditinggalkan .
"Setiap unggahan mencerminkan karakter kitaJika ingin ruang digital menjadi tempatyang nyaman, mulailah dari diri sendiridengan menyebarkan informasi yang benar, komentar yang positif, dan konten yang mengedukasi,"ungkapnya.
Selain menghindari penyebaran hoaks dan ujaran kebencian, masyrakat juga diajak lebih aktif menghadirkan konten-konten yang inspiratif edukatif, serta memperkuat semangat persatuan.
"Jadilah bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah. Media digital memiliki keuatan besar untuk menginspirasi, sehingga mari kita manfaatkan untuk mempererat silaturahmi, berbagi ilmu, dan menebarkan energi positif,"ungkapnya.
Melalui program literasi digital ini, RRI PUrwokerto terus mendorong peningkatan kecakapan digital masyarakat agar tidak hanya cerdas dalam memanfaatkan teknologi, tetapi juga mampu menciptakan ruang siber yang aman, sejuk, dan penuh nilai-nilai kebangsaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....