Jaga Kebersihan, Jaga Mood: Kunci Menikmati Liburan tanpa Burnout

  • 27 Jun 2026 20:55 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID,Banyumas - Memasuki musim libur sekolah dan perkuliahan, kecenderungan untuk bermalas-malasan sering kali membuat seseorang mengabaikan kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat. Padahal, menjaga kebersihan, baik secara fisik maupun mental, memiliki korelasi langsung terhadap tingkat produktivitas seseorang selama masa liburan.

Hadir sebagai narasumber Muhammad Al Farisi, perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), dalam Dialog Sore Ceria, Kamis (25/6/2026). M. Al Farisi menekankan bahwa esensi kebersihan memiliki cakupan yang luas, tidak terbatas pada kerapian ruangan semata melainkan juga kebersihan pikiran. Menunda-nunda pekerjaan rumah yang ringan justru menjadi pemicu utama timbulnya rasa malas.

"Kerjaan-kerajaan yang ditumpuk-tumpuk, yang ditunda-tunda terus, itu yang bikin kita malas dan pada akhirnya nggak produktif," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi lingkungan yang kotor dapat memperburuk kesehatan mental dan memicu kebiasaan buruk, seperti menghabiskan waktu tanpa arah atau doom scrolling di media sosial sejak bangun tidur. Sebaliknya, lingkungan yang bersih dan tertata akan menumbuhkan kedisiplinan dan menjaga kestabilan suasana hati (mood). Guna mengantisipasi penurunan kesadaran akan kebersihan di tempat umum selama liburan, Al Farisi membagikan tiga strategi efektif yang dapat diterapkan oleh masyarakat, khususnya generasi muda:

  1. Mindset Shift (Mengubah Pola Pikir): Produktif di hari libur bukan berarti harus melakukan aktivitas berat seperti bekerja atau belajar terus-menerus, melainkan secara sengaja menjadwalkan waktu istirahat yang berkualitas agar tidak mengalami kejenuhan (burn out).
  2. Microactivity (Aktivitas Mikro): Memanfaatkan waktu 15 hingga 30 menit di pagi hari untuk melakukan kegiatan kecil yang positif, seperti merapikan tempat tidur, berolahraga ringan, atau beribadah tanpa langsung menyentuh gawai.
  3. Energy Recharge (Isi Ulang Energi): Mengisi hari libur dengan menyalurkan hobi baru atau melakukan aktivitas luar ruangan (outdoor) seperti mengikuti Car Free Day (CFD) untuk menyegarkan pikiran.

Di akhir dialog, Alfarisi mengajak para pendengar untuk mulai membangun kebiasaan positif dari diri sendiri dan lingkungan keluarga terdekat demi menjaga kesehatan fisik maupun mental dalam jangka panjang. Menurutnya, membiasakan perilaku baik dan menjauhi kebiasaan negatif tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi orang lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....