WCD Banyumas Ajak Masyarakat Terlibat dalam Gerakan Indonesia Bebas Sampah
- 15 Jun 2026 08:09 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto – Kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah terus menjadi perhatian berbagai komunitas lingkungan, termasuk World Cleanup Day (WCD) Banyumas. Komunitas yang aktif sejak 2018 ini terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagai aksi lingkungan sebagai upaya mewujudkan Indonesia yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Komunitas WCD merupakan bagian dari gerakan internasional yang berfokus pada isu lingkungan hidup dan keberlanjutan. Selama ini, WCD Banyumas aktif mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah, khususnya sampah plastik, serta mengembangkan program baru terkait pengurangan sampah digital atau digital waste.
Selain menjalankan berbagai program edukasi, WCD Banyumas juga menjalin kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bergabung sebagai relawan. Keterlibatan relawan dinilai penting karena berbagai kegiatan lingkungan membutuhkan dukungan banyak pihak agar dampaknya semakin luas.
“Kami mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bergabung sebagai relawan. Tidak hanya saat puncak peringatan World Cleanup Day di bulan September, tetapi juga dalam berbagai kegiatan yang dilakukan menjelang acara tersebut. Langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia bebas sampah,” ujar Muhammad Arkan Zain, Relawan WCD Banyumas dalam siaran Spada Pro 2 Purwokerto.
Puncak kegiatan WCD biasanya dilaksanakan secara serentak setiap bulan September melalui aksi bersih-bersih massal di berbagai lokasi, termasuk kawasan sungai. Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian didata dan dilaporkan kepada instansi terkait sebagai bahan evaluasi dan penanganan lebih lanjut.
Keberhasilan pengelolaan sampah tidak dapat bergantung pada pemerintah atau komunitas semata. Partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting untuk menjaga lingkungan tetap bersih. Terlebih, Kabupaten Banyumas saat ini telah dikenal sebagai salah satu daerah percontohan dalam pengelolaan sampah di tingkat nasional, sehingga diperlukan komitmen bersama untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian tersebut. (Dwinanda)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....