Kenali Rehabilitasi Rawat Jalan: Langkah Berani untuk Kembali Sehat & Produktif
- 08 Jun 2026 14:39 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto – Masyarakat dan para pecandu narkotika sering kali diliputi rasa takut yang luar biasa untuk melapor diri ke Badan Narkotika Nasional akibat bayang-bayang sanksi pidana atau penjara. Padahal, negara telah menjamin secara hukum bahwa penyalahguna yang secara sukarela melaporkan diri ke lembaga rehabilitasi resmi akan mendapatkan penanganan medis gratis tanpa dituntut hukuman pidana.
Dalam segmen SPADA Pro 2 RRI Purwokerto, hadir Azis W.S., Tr.Sos., M.Sos., ICAP-I selaku Katim Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cilacap yang berdialog membahas topik “Nggak Perlu Takut, Kenali Rehabilitasi Rawat Jalan”.
“Program rehabilitasi rawat jalan dirancang khusus untuk pasien dengan tingkat kecanduan ringan hingga sedang,” tuturnya. Melalui skema ini, para korban dapat tetap menjalani proses pemulihan medis dan konseling psikologis tanpa harus kehilangan kesempatan untuk bekerja atau melanjutkan sekolah.
Proses penanganan pasien di dalam klinik rehabilitasi BNNK selalu diawali dengan tahap asesmen komprehensif berfungsi untuk memetakan tingkat keparahan ketergantungan zat serta kondisi fisik korban. Setelah data klinis terkumpul, tim medis dan konselor akan menyusun program terapi perilaku yang terukur untuk memutus pola pikir adiktif serta memulihkan kesehatan mental pasien.
Keberhasilan proses pemulihan ini sangat dipengaruhi oleh adanya keterbukaan informasi serta dukungan moril yang kuat dari pihak lingkungan keluarga terdekat selama masa rawat jalan. Keluarga diimbau tidak memberikan stigma negatif atau mengucilkan korban, melainkan mendampingi mereka dengan penuh kasih sayang agar sisa ketergantungan zat tidak kambuh kembali.
Masyarakat diajak untuk bersama-sama berani mengambil langkah awal menyelamatkan masa depan generasi muda. Dengan memanfaatkan fasilitas rehabilitasi yang disediakan negara secara bijak, para korban penyalahgunaan zat terlarang optimis dapat pulih seutuhnya dan kembali produktif di tengah masyarakat. (Khofifah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....