Sumur Resapan Dinilai Penting untuk Menjaga Cadangan Air Tanah
- 26 Mei 2026 09:24 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto – Pembangunan sumur resapan dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga ketersediaan cadangan air tanah di tengah meningkatnya kebutuhan dan pemanfaatan air bawah tanah oleh masyarakat maupun sektor usaha. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari konservasi sumber daya air untuk mengurangi dampak penurunan muka air tanah di sejumlah wilayah.
Hal tersebut disampaikan Akhmad Sabar dari CV Tirta Mukti saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Air Tanah di Cabang Dinas ESDM Wilayah Slamet Selatan, Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti berbagai pelaku usaha, instansi pemerintah, dan pengguna air tanah di wilayah Banyumas serta sekitarnya.
Dalam pemaparannya, Akhmad menjelaskan sumur resapan berfungsi menampung sekaligus meresapkan air hujan kembali ke dalam tanah agar menjadi cadangan air tanah. Menurutnya, keberadaan sumur resapan sangat penting untuk membantu menjaga keseimbangan siklus air di lingkungan perkotaan maupun kawasan usaha.
“Sumur resapan merupakan bangunan berbentuk sumur atau lubang vertikal yang dibuat untuk menampung limpasan air hujan agar meresap kembali ke tanah,” kata Akhmad. Ia menambahkan air hujan yang terserap ke dalam tanah dapat membantu menjaga ketersediaan air tanah dalam jangka panjang.
Menurutnya, pembangunan sumur resapan juga dapat mengurangi limpasan air permukaan yang selama ini menjadi salah satu penyebab genangan dan banjir saat curah hujan tinggi. Dengan adanya sumur resapan, air hujan tidak langsung terbuang ke saluran drainase, tetapi diserap kembali ke dalam tanah secara alami.
Akhmad mengatakan pemanfaatan sumur resapan menjadi solusi yang cukup efektif untuk mendukung konservasi air tanah, khususnya di wilayah yang tingkat pembangunan dan penggunaan air tanahnya terus meningkat. Selain menjaga cadangan air tanah, sumur resapan juga membantu memperbaiki daya dukung lingkungan dan mengurangi risiko kekeringan pada musim kemarau.
Dalam kesempatan tersebut, Akhmad turut memperlihatkan contoh konstruksi dan desain sumur resapan yang telah dibangun di sejumlah lokasi. Ia menjelaskan konstruksi sumur resapan dapat disesuaikan dengan kondisi lahan, kebutuhan, dan karakteristik tanah di masing-masing wilayah.
Menurutnya, pembangunan sumur resapan sebaiknya menjadi perhatian bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat guna menjaga keberlanjutan sumber daya air. Ia berharap semakin banyak pihak yang memahami pentingnya konservasi air tanah melalui pembangunan sumur resapan di lingkungan masing-masing.
“Konservasi air tanah tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak agar cadangan air tanah tetap terjaga,” ujarnya. Rakor Air Tanah tersebut juga menjadi forum koordinasi untuk meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan air tanah secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....