Erotomania: Mengenali Gangguan Delusi yang Lebih dari Sekadar Cinta
- 07 Mei 2026 08:09 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Erotomania adalah sebuah gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan keyakinan delusi bahwa seseorang, biasanya yang memiliki status sosial lebih tinggi, sangat mencintai dirinya. Kondisi ini melampaui perasaan cinta biasa karena pengidapnya merasa yakin akan perasaan orang tersebut meskipun tidak ada bukti nyata atau interaksi yang mendukung klaim tersebut.
Dzikria Afifah Primala Wijaya, S.Psi., M.A dalam Curhatnya Pro 2 RRI Purwokerto yang menjelaskan bahwa, “Erotomania termasuk dalam kategori gangguan delusi yang memerlukan perhatian serius,” tuturnya. Beliau menyampaikan bahwa pengidap sering kali menafsirkan tindakan netral atau acak dari "sang kekasih" sebagai pesan rahasia yang menunjukkan ketertarikan mendalam.
Gangguan ini dapat menyebabkan perilaku obsesif yang mengganggu privasi dan kenyamanan orang lain. Penting bagi lingkungan sekitar untuk memahami bahwa perilaku ini bukan sekadar bentuk rasa suka yang berlebihan, melainkan sebuah kondisi psikologis yang membutuhkan intervensi dari tenaga profesional.
Kesadaran masyarakat terhadap erotomania sangat penting untuk mencegah stigma negatif terhadap penderitanya sekaligus melindungi keselamatan pihak yang menjadi objek delusi. Pendekatan melalui terapi dan pengobatan yang tepat dapat membantu mengelola pola pikir delusif mereka dan kembali berfungsi secara sosial.
Edukasi mengenai berbagai jenis gangguan mental seperti erotomania harus terus ditingkatkan untuk membangun empati yang lebih luas. Dengan pengetahuan yang benar, kita dapat lebih bijak dalam menyikapi fenomena psikologis yang kompleks dan mendukung terciptanya kesehatan mental masyarakat yang lebih baik. (Khofifah)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....