Gerakan Mengajar Desa: Pemuda Banyumas Wujudkan Pemerataan Pendidikan

  • 07 Mei 2026 07:18 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Bentuk kepedulian terhadap pendidikan dapat dilakukan melalui berbagai hal, salah satunya lewat komunitas. Di Kabupaten Banyumas sendiri, hadir Komunitas Gerakan Mengajar Desa (GMD) sebagai wadah bagi generasi muda untuk berkontribusi langsung dalam pemerataan pendidikan. Dari tangan relawan inilah, semangat berbagi ilmu dan membangun masa depan anak-anak desa terus tumbuh dan berkembang.

Dalam dialog Pro 2 Community RRI Purwokerto bersama Tri Annisa Oktianah, Kharisma Nurhayati, Amar Ikhyaul Makhbubi yang mengajak untuk “Kenalan dengan Gerakan Mengajar Desa Kabupaten Banyumas”.

Gerakan Mengajar Desa Kabupaten Banyumas sendiri hadir dengan latar belakang keresahan terhadap belum meratanya pendidikan, khususnya di wilayah desa. Melalui Gerakan ini, para pemuda diajak untuk turun langsung memberikan kontribusi nyata sekaligus memberdayakan masyarakat.

“Kita ingin meratakan pendidikan di desa dan memberdayakan pemuda,” tutur Annisa.

Dalam pelaksanaannya, GMD Kabupaten Banyumas memiliki dua fokus utama program, yaitu pengabdian formal dan nonformal. Pengabdian formal dilakukan di sekolah dasar dengan materi yang tidak hanya akademik, tetapi juga mencakup pendidikan karakter, literasi, hingga nasionalisme. Sementara itu, pengabdian nonformal lebih menyasar masyarakat desa, seperti membantu pengembangan UMKM dan potensi lokal.

”Ada pengabdian formal di SD dan nonformal seperti membantu UMKM desa,” ujar Kharisma.

Sebelum terjun ke lapangan, para relawan terlebih dahulu dibekali melalui Training of Trainers (ToT). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, public speaking, serta metode mengajar yang efektifr. Dengan bekal tersebut, relawan diharapkan mampu menghadapi berbagai kondisi di lapangan.

Selain menambah relasi, bergabung dengan komunitas GMD Kabupaten Banyumas juga tentunya akan mendapatkan pengalaman berharga dalam memahami kondisi pendidikan secara langsung. “Di GMD kita belajar bareng tanpa melihat latar belakang” tutur Amar.

Dengan demikian, GMD Kabupaten Banyumas menjadi wadah nyata bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pemerataan pendidikan di desa. Melalui program formal dan nonformal, relawan tidak hanya mengajar, tetapi juga memberdayakan masyarakat. (Helmalia)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....