15 Tahun Harmoni: Dari Tembang Kenangan Menjadi Ikatan Persaudaraan

  • 05 Mei 2026 16:55 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto-Tawa, nyanyian, dan rasa haru menyatu dalam perayaan ulang tahun ke-15 Komunitas Tembang Kenangan (KTK) Harmoni Radio Republik Indonesia Purwokerto, Minggu (3/5/2026), di RM Sambel Blethok.

Sekitar 85 anggota dan simpatisan yang datang dari berbagai daerah di Banyumas hingga kabupaten tetangga larut dalam suasana penuh kehangatan. Mereka bukan sekadar berkumpul, tetapi merayakan perjalanan panjang sebuah komunitas yang tumbuh dari kecintaan pada lagu-lagu lawas menjadi ikatan kekeluargaan yang erat.

Lagu “Hello-Hello” yang dinyanyikan bersama menjadi pembuka yang sederhana, namun sarat makna: kebersamaan yang telah terjalin selama 15 tahun. Ketua KTK Harmoni, Fitria Nurleana, menyebut perjalanan ini bukan sekadar tentang musik, tetapi tentang menjaga rasa memiliki dan kebersamaan di tengah perubahan zaman.

“Dari studio RRI dulu, sampai sekarang di sini, yang kita jaga bukan hanya lagu kenangan, tapi juga rasa Harmoni itu sendiri,” ujarnya.

Momen paling menyentuh hadir saat pemotongan tumpeng diiringi lagu ulang tahun dari Jamrud. Potongan tumpeng kemudian diberikan kepada anggota senior, Budhy Lestari, yang telah setia sejak awal terbentuknya komunitas.

Dengan suara bergetar, Budhy membacakan puisi berjudul “Tiada Seindah”. Puisi itu mengisahkan perjalanan Harmoni—tentang suka, duka, dan cahaya kebersamaan yang tetap menyala. Di akhir bait, ia mengajak semua yang hadir menyanyikan “Happy Birthday Harmoni”, menciptakan suasana haru sekaligus bahagia.

Perayaan kemudian berubah menjadi panggung kebersamaan. Satu per satu anggota menyanyikan tembang kenangan, seolah membawa semua yang hadir kembali ke masa lalu yang indah. Penampilan Ari Dyah Saptarini menambah semarak suasana, menghidupkan nostalgia yang menjadi ruh komunitas ini.

Tak hanya bernyanyi, kebahagiaan juga hadir lewat banjir doorprize yang dibagikan kepada anggota dan simpatisan. Gelak tawa pecah di berbagai sudut ruangan, menandai betapa sederhana namun bermaknanya kebersamaan tersebut.

Menariknya, perayaan ini bukan sekadar seremoni. Sebelumnya, KTK Harmoni juga menggelar bakti sosial di Desa Datar, Kecamatan Sumbang, pada bulan Ramadhan—menunjukkan bahwa harmoni tidak hanya dinyanyikan, tetapi juga diwujudkan dalam kepedulian.

Dari pagi hingga sore, acara berlangsung tanpa sekat. Tidak ada jarak antara pengurus, anggota, maupun simpatisan. Semua larut dalam satu rasa: Harmoni.

Karena bagi mereka, harmoni bukan hanya nama komunitas—melainkan cerita, kenangan, dan rumah yang terus dijaga bersama. (Widoyo)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....