Bukan Sekadar Cemas Biasa: Kenali Tanda Gangguan Kecemasan Umum
- 01 Mei 2026 10:48 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Kecemasan atau anxiety merupakan respon alami manusia saat menghadapi ketidakpastian, namun belakangan ini muncul fenomena baru di mana kecemasan tersebut bersumber dari isu-isu global yang masif. Alih-alih dipicu oleh masalah pribadi, banyak orang kini merasa tertekan hingga sulit tidur akibat terpapar berita politik, konflik internasional, hingga perubahan iklim yang tidak menentu.
Dalam dialog Ruang Psikologi Pro 1 RRI Purwokerto bersama Imam Faisal Hamzah, S.Psi., M.A., menyoroti kemunculan istilah seperti Eco-Anxiety dan kelelahan isu sebagai dampak dari maraknya informasi di media sosial. "Berbeda dengan kecemasan biasa yang timbul karena kurang informasi, kecemasan jenis baru ini justru muncul karena kita terlalu banyak menerima informasi yang sering kali memiliki sentimen negatif," tuturnya.
“Dampak dari kecemasan ini tidak bisa dianggap remeh karena dapat memengaruhi kesehatan fisik, mulai dari jantung berdebar, keringat dingin, hingga hilangnya nafsu makan. Dalam beberapa kasus, kecemasan terhadap kondisi negara bahkan terbawa hingga ke dalam mimpi, yang menunjukkan bahwa beban pikiran tersebut sudah masuk ke level bawah sadar dan sangat mengganggu keseharian,” lanjutnya
Strategi utama untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan melakukan "diet informasi" atau membatasi durasi penggunaan media sosial guna memberikan ruang tenang bagi pikiran. "Cobalah mengalihkan energi dengan melakukan aksi nyata yang kecil namun berdampak, seperti berdonasi atau memperbaiki manajemen diri, daripada hanya terjebak dalam rasa tidak berdaya terhadap masalah besar," lanjutnya.
Mencari bantuan profesional sangat disarankan apabila kecemasan tersebut sudah mulai mengganggu fungsi hidup normal, seperti produktivitas kerja atau kualitas tidur. Dengan kesadaran untuk menjaga kesehatan mental di tengah gempuran informasi, kita dapat tetap menjadi pribadi yang peduli tanpa harus mengorbankan ketenangan batin sendiri. (Khofifah)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....