Atlet Kickboxing Banyumas Siap Gebrak Ajang Internasional

  • 26 Apr 2026 09:57 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Cabang olahraga kickboxing di Kabupaten Banyumas terus menunjukkan tren positif dengan keberhasilan menembus kancah internasional. Prestasi membanggakan ini tidak hanya datang dari kalangan atlet profesional murni, tetapi juga dari prajurit TNI yang mampu membagi waktu antara tugas negara dan latihan keras demi membawa nama daerah ke panggung dunia.

Acara Dialog Purwokerto Menyapa Pro 1 FM RRI Purwokerto yang berlangsung pada Selasa 14 April 2026 menghadirkan dua narasumber utama, yakni Riandri Fano Suryandi, pelatih Satria Training Camp, serta Jeprianto Toding, prajurit TNI Denpal IV/1 Purwokerto sekaligus atlet kickboxing berprestasi. Keduanya berbagi kisah tentang perjalanan panjang dan kedisiplinan tinggi yang menjadi kunci sukses menembus kompetisi level dunia.

Salah satu bukti nyata keberhasilan pembinaan di Banyumas adalah kesiapan Jefrianto Toding untuk berlaga di ajang International Sport Kickboxing Association (ISKA) yang akan digelar di Jakarta pada 28 Juni mendatang. Prajurit asal Tana Toraja ini harus menjaga berat badan ideal di kelas 63,5 kg melalui pola makan ketat dan latihan intensif di sela-sela kedinasannya.

"Dukungan instansi sangat besar, saya diberikan izin dispensasi untuk berkarir selama tugas pokok sebagai prajurit tetap dilaksanakan," ungkap Jeprianto.

Pelatih Riandri Fano menambahkan bahwa Satria Training Camp menerapkan pembinaan sejak dini, mulai dari usia minimal 10 tahun. Tantangan terbesar dalam melatih atlet bukan hanya fisik, melainkan pembentukan mentalitas juara dan disiplin waktu yang tidak bisa ditoleransi.

"Disiplin harus dilatih sejak dini, seperti datang latihan lebih awal. Untuk mental, kami asah melalui simulasi fight agar atlet tidak mengalami demam panggung saat bertanding," jelas Riandri.

Hingga saat ini, Banyumas dikenal sebagai daerah dengan tim kickboxing yang diperhitungkan secara nasional karena sering meraih predikat juara umum. Menjelang ajang internasional di bulan Juni nanti, sebanyak 23 atlet dari tim Banyumas direncanakan akan ikut serta bersaing dengan peserta dari berbagai negara. Riandri berharap prestasi ini dapat menginspirasi generasi muda Banyumas untuk menyalurkan energi mereka ke hal positif.

"Daripada ikut geng atau aktivitas tidak jelas, lebih baik nyalinya dikemas melalui combat sport," pesannya.

Masyarakat umum yang tertarik mempelajari kickboxing dapat bergabung di Sasana Krida, GOR Satria Purwokerto, setiap hari Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu. Olahraga ini dinilai aman bagi pemula karena dilengkapi dengan peralatan keselamatan standar internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....