Perempuan Hebat Polri: Wujud Nyata Kesetaraan Gender pada Polwan dan Bhayangkari
- 25 Apr 2026 15:34 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Kesetaraan gender merupakan prinsip penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Dalam konteks ini, kesetaraan gender menuntut adanya keseimbangan hak dan kesempatan antara anggota Polri, termasuk Polisi Wanita (Polwan), serta peran Bhayangkari di lingkungan Polresta Banyumas dan wilayah lainnya. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Ny. Octi Heri S dan Ny. Kresna Supriyadi, selaku anggota bhayangkari, dalam dialog Jelita (Jendela Informasi Kita) Pro 1 RRI Purwokerto.
"Selama ini, Polwan sering dianggap memiliki peran yang lebih terbatas dibandingkan polisi pria. Namun, seiring perkembangan zaman dan kebijakan yang semakin inklusif," ungkap Octi Heri S.
Polwan kini memiliki peluang yang sama dalam menempuh pendidikan, pelatihan, hingga menduduki berbagai posisi strategis di kepolisian . Tidak ada pembedaan dalam proses pendidikan maupun tugas, sehingga mereka memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dalam karier kepolisian.
Di sisi lain, Bhayangkari, yang merupakan organisasi istri anggota Polri, tidak hanya berperan dalam mendampingi suami mereka, tetapi juga aktif memberikan kontribusi dalam berbagai bidang sosial, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. Keberadaan Bhayangkari di lingkungan Polresta Banyumas, misalnya, telah menunjukkan bahwa mereka bisa berperan lebih dari sekadar pendamping, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat dan institusi kepolisian.
Dengan adanya prinsip kesetaraan gender ini, Polwan dan Bhayangkari memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam berbagai bidang, baik di dalam institusi kepolisian maupun di masyarakat luas. Hal ini menjadi bukti bahwa gender bukanlah penghalang untuk berkarya dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....