Saka Tangguh Bencana Banyumas Dorong Generasi Muda Melek Mitigasi

  • 21 Apr 2026 14:10 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Upaya meningkatkan kesadaran kebencanaan di kalangan generasi muda terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas melalui pembentukan Saka Tangguh Bencana (STB). Program ini berada di bawah naungan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas, yang dikenal aktif mengembangkan berbagai satuan karya (Saka) sebagai wadah pembinaan keterampilan bagi pelajar.

Pembentukan STB merupakan bagian dari inovasi BPBD dalam program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Program ini bertujuan agar siswa memiliki pemahaman dasar terkait mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana, sekaligus menjadi bagian dari gerakan pramuka berbasis keterampilan kebencanaan.

“Jadi kita kepenginnya, di sekolah-sekolahan sudah sadar akan bencana. Jadi siswa-siswa itu sudah paham kalau ada bencana itu harus melakukan apa. Terus yang berikutnya kita harapannya dalam penanganan bencana itu tidak hanya melibatkan dari relawan yang sudah senior-senior, tapi ada regenerasi di kalangan anak-anak sekolah," ujar Supriadi, A. Md., Pamong STB, dalam program Sore Ceria Pramuka Pro 2 RRI Purwokerto.

Kwarcab Banyumas mendukung STB menjadi salah satu Saka yang berkembang pesat. Bahkan Banyumas tercatat sebagai salah satu daerah dengan jumlah Saka terbanyak di Jawa Tengah, sehingga membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan positif dan edukatif.

Dalam praktiknya, anggota STB tidak hanya mendapat teori, tetapi juga pelatihan langsung seperti water rescue, vertical rescue, hingga penanganan dapur umum saat bencana. Keterampilan tersebut menjadi bekal penting bagi pelajar dalam menghadapi situasi darurat sekaligus mendukung peran relawan di lapangan.

Selain itu, anggota STB juga terlibat dalam berbagai kegiatan lapangan, mulai dari penanganan pascabencana, penanaman di daerah rawan longsor, hingga menjadi relawan di lokasi terdampak. Kegiatan ini dinilai mampu membentuk kepedulian sosial, keberanian, serta kemampuan kerja sama di kalangan generasi muda.

Adanya sinergi BPBD dan Kwarcab Banyumas, diharapkan kehadiran Saka Tangguh Bencana mampu mencetak generasi muda yang tangguh, peduli, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana di masa depan. (Dwinanda)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....