Kelor, Antioksidan Alami yang Dijuluki Superfood

  • 21 Apr 2026 13:45 WIB
  •  Purwokerto

RRI .CO.ID, Purwokerto – Tanaman perdu yang sering dijumpai di kebun atau halaman rumah ini seringkali dikaitkan dengan hal-hal mistis. Namun dibalik stigma tersebut kelor ternyata menyimpan beragam manfaat yang luar biasa. Kandungan nutrisinya yang melimpah bahkan membuatnya dijuluki sebagai The Miracle Tree.

Diantara segudang manfaat yang dimiliki kelor, kandungan antioksidannya menjadi salah satu yang paling menonjol. Hal ini disebabkan oleh adanya senyawa asam askorbat, flavonoid, phenolic, dan karatenoid pada daun kelor.

Pemanfaatan daun kelor hingga kini masih terbatas di Indonesia. Sebagian besar masyarakat mengenalnya hanya sebagai pelengkap masakan atau sekadar tanaman hias di halaman rumah. Padahal, dengan kandungan nutrisi dan manfaat yang begitu melimpah, daun kelor memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan lebih luas, terutama dalam menunjang kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup.

Dalam jurnal penelitian oleh Sutji Marhani berjudul “Daun Kelor (Moringa oleifera) sebagai Sumber Pangan Fungsional dan Antioksidan”, kandungan antioksidan daun kelor diuji melalui beberapa metode pengolahan. Daun kelor terlebih dahulu dikeringkan, baik menggunakan oven maupun dengan penjemuran alami di bawah sinar matahari. Selanjutnya, daun yang telah kering diolah menjadi berbagai bentuk produk, seperti teh celup, kapsul, dan ekstrak yang dibuat menggunakan pelarut etanol.

Pengujian dilakukan dengan mengukur kemampuan suatu senyawa dalam menangkal radikal bebas, dapat diketahui melalui perubahan warna dari ungu menjadi kuning. Hasil pengujian tersebut menunjukkan adanya senyawa yang aktif sebagai antioksidan pada daun kelor.

Kandungan antioksidan bukan hanya dapat menangkal tubuh dari radikal bebas dalm tubuh, tetapi dapat juga memberikan perlindungan kulit dengan membatasi dari sinar UV yang bisa merusak permukaan kulit. Hasil pengujian dalam jurnal tersebut membuktikan bahwa daun kelor memiliki kandungan antioksidan alami yang bermanfaat bagi tubuh.

Meski demikian, peluang pemanfaatannya masih terbuka luas, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mengkaji lebih dalam kandungan senyawa lain yang dimilikinya. Dengan begitu, daun kelor tidak hanya dikenal sebagai tanaman biasa, tetapi juga dapat dimaksimalkan sebagai sumber pangan fungsional yang bernilai tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....