Jotang Kuda, Obat Alami hingga Insektisida Ramah Lingkungan

  • 16 Apr 2026 08:33 WIB
  •  Purwokerto

RRI .CO.ID, Purwokerto - Perkembangan pengobatan tradisional dengan memanfaatkan tanaman herbal semakin maju. Berbagai penelitian semakin berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan dari alternatif alami yang lebih aman dan terjangkau. Banyak tanaman kecil yang mudah ditemukan disekitar kita, salah satunya yaitu Synedrella nodiflora yang biasa dikenal dengan Jotang Kuda.

Jotang kuda tumbuh di tempat yang teduh dan terang, kerap ditemukan di perkebunan, pekarangan hingga tanah terlantar. Memiliki daun berbentuk bulat telur dengan bulu harus disekitar batang dan bunga berwarna kuning.

Penelitian terbaru dari jurnal “Antidiarrhoeal and Hypoglycemic Effect” menunjukkan bahwa ekstrak tanaman jotang kuda memiliki manfaat sebagai antidiare dan hipoglikemik. Dalam jurnal tersebut tanaman ini dapat menurunkan kadar gula dalam darah dengan menguji pada tikus. Kandungan antidiare juga ditemukan pada tanaman ini dengan menguji frekuensi diare pada tikus melalui penghambatan motilitas usus dan pengurangan sekresi cairan.

Ekstrak tanaman jotang juga memiliki manfaat sebagai antiinflamasi dan insektisida. Hal ini dibuktikan dalam jurnal “Antiinflammatory and Insecticidal Actifity”. Aktifitas inflamasi dibuktikan dengan kemampuan ekstrak dalam menurunkan pembengkakkan pada hewan uji yang mengalami peradangan. Efek antisektisida ditandai dengan meningkatnya moratlitas serangga yang diduga disebabkan oleh gangguan pada sistem saraf dan metabolisme serangga.

Keempat manfaat tersebut dihasilkan oleh kandungan senyawa aktif pada tanaman jotang, seperti flavonoid, tanin, dan saponin. Flavonoid dikenal memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi, sedangkan alkaloid dan saponin berperan dalam aktivitas antimikroba serta efek toksik terhadap serangga. Kombinasi senyawa ini memberikan efek yang baik sebagai obat tanaman herbal yang bermanfaat bagi makhluk hidup.

Penggunaan tanaman herbal relatif lebih aman dibadingkan dengan bahan sintetis. Dalam bidang kesehatan tanaman jotang kuda ini berpotensi sebagai obat alternatif untuk mengurangi diare, diabetes, dan peradangan. Selain itu dalam bidang pertanian, tanaman ini dapat digunakan sebagai insektisida alami yang lebih ramah lingkungan.

Kedua penelitian diatas memerlukan penelitian lebih lanjut karena masih memiliki keterbatasan pengujian yang dilakukan pada hewan uji. Namun penelitian diatas menunjukkan bahwa tanaman jotang kuda memiliki potensi besar sebagai obat herbal dan insektisida alami. Untuk memastikan efektivitas dan keamanan penggunaannya diperlukan penelitian lanjutan termasuk uji klinis pada manusia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....