Kembali ke Fitrah dan Istiqamah setelah Idul Fitri

  • 06 Apr 2026 07:17 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Istiqamah secara bahasa berarti bahasa berarti teguh pendirian atau konsisten dalam melakukan suatu kebaikan secara terus menerus. Menjaga kesucian diri setelah Ramadhan berlalu menjadi sebuah tantangan besar bagi setiap Muslim agar nilai-nilai ketakwaan tidak hilang begitu saja.

Bersama narasumber Hj. Sri Ningsih,S.Pd.,M.Si dalam dialog Mutiara Pagi Pro 1 RRI Purwokerto menyampaikan bahwa, “Kembali ke fitrah itu artinya kem bali kepada kesucian asal kita, seperti bayi yang baru lahir, yang harus kita jaga dengan tetap istiqamah dalam ibadah.”

Salah satu kunci utama agar seseorang tetap konsisten yakni menjaga niat yang tulus serta ikhlas hanya mengharap rida Allah SWT. “Allah sangat mencintai amalan yang dilakukan yang berlanjut atau sedikit demi sedikit tapi rutin, daripada amalan yang banyak tapi hanya dilakukan sekali saja,” lanjutnya.

Selain niat, faktor yang menentukan seseorang untuk tetap berada di jalan kebaikan itu dukungan sosial dan bergaul dengan teman yang saleh. Hal itu bertujuan untuk saling mengingatkan dalam ketaatan serta tidak lupa untuk selalu berdoa memohon keteguhan hati kepada Allah.

Perayaan Idulfitri seharusnya menjadi titik awal perubahan sikap yang lebih baik bagi setiap individu dalam kehidupan bermasyarakat. Mari jadikan momentum kembali ke fitrah ini sebagai semangat baru untuk terus istiqamah menebar kebaikan untuk sesama di hari-hari yang akan datang. (Khofifah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....