Trik Kelola Gaji UMR Biar Bisa Nabung

  • 31 Mar 2026 10:53 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Punya gaji standar Upah Minimum Regional (UMR) sering kali dianggap pas-pasan untuk bertahan hidup, apalagi buat anak muda yang punya banyak kebutuhan. Namun, gaji UMR sebenarnya bisa dikelola dengan cerdas agar kebutuhan sehari-hari terpenuhi dan tabungan tetap terisi.

Kuncinya ada pada strategi pengaturan pos keuangan yang disiplin. Kali ini ada beberapa tips yang diharapkan bisa membantumu untuk mengatur keuangan bulananmu:

  1. Terapkan Alokasi Gaji 50-30-20
    Cara paling populer untuk mengatur gaji adalah dengan pembagian porsi yang jelas. Mengutip ulasan dari laman Bank OCBC, Anda bisa membagi pendapatan menjadi 50 persen untuk kebutuhan pokok, 30 persen untuk keinginan atau hiburan, dan 20 persen wajib dialokasikan untuk tabungan atau investasi. Pembagian ini menjaga agar gaya hidup Anda tidak menggerus kebutuhan utama.
  2. Catat Semua Pengeluaran Tanpa Terkecuali
    Banyak orang merasa uangnya cepat habis tanpa tahu ke mana larinya. Melansir artikel dari laman artikel Bank Sinarmas, mencatat setiap pengeluaran, sekecil apapun, sangat penting untuk mengevaluasi kebiasaan belanja Anda. Dengan catatan ini, Anda bisa melihat pos mana yang bisa dipangkas, misalnya biaya kopi kekinian atau langganan aplikasi yang jarang digunakan.
  3. Prioritaskan Dana Darurat
    Sebelum mulai berinvestasi dalam jumlah besar, pastikan Anda memiliki dana darurat. Dana ini berfungsi sebagai jaring pengaman jika terjadi hal tidak terduga, seperti sakit atau kehilangan pekerjaan. Membangun dana darurat secara perlahan dari sisa gaji bulanan akan membuat kondisi finansial Anda jauh lebih aman dan stabil di masa depan.
  4. Pilih Instrumen Investasi yang Tepat
    Gaji UMR bukan penghalang untuk mulai berinvestasi. Menurut informasi dari laman Sahabat Pegadaian, investasi emas bisa menjadi pilihan menarik bagi pemilih gaji UMR karena nilainya yang cenderung stabil dan bisa dimulai dengan modal kecil. Selain emas, Anda juga bisa melirik reksa dana pasar uang yang risiko kerugiannya relatif rendah namun tetap memberikan imbal hasil lebih baik daripada tabungan biasa.
  5. Hindari Hutang Konsumtif
    Godaan diskon dan fitur pay later sering membuat anak muda terjebak utang untuk barang-barang yang sebenarnya tidak mendesak. Pastikan Anda hanya membeli barang sesuai kemampuan finansial. Jika harus berhutang, pastikan itu untuk hal produktif yang nilainya bisa bertambah di masa depan.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....