Menyambut Hari Kemenangan dengan Maksimal di Bulan Suci

  • 17 Mar 2026 07:32 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Idul Fitri tak hanya sebagai perayaan tradisi tahunan, tetapi sebuah momentum untuk umat Muslim yang kembali meraih kesucian diri setelah berpuasa sebulan penuh. Keberhasilan dalam menjalankan ibadah Ramadan menuntut adanya suatu usaha sungguh-sungguh agar seseorang benar-benar mencapai derajat kemenangan yang hakiki.

Jamaluddin, S.Hum., M.A dosen dari UIN Saizu Purwokerto dalam dialog Café Ramadan Pro 2 RRI Purwokerto, menjelaskan bahwa esensi Idul Fitri mencakup kembalinya kebahagiaan dan pembersihan diri dari dosa-dosa masa lalu. "Seseorang bisa masuk dalam kategori kembali kepada kesucian jika selama Ramadan ia menjalankan perintah Allah lewat puasa dan menghiasi malamnya dengan berbagai ibadah," tuturnya.

Dalam menjaga kualitas kemenangan, kita disarankan untuk menyempurnakan ibadah dengan menunaikan zakat fitrah sebelum pelaksanaan salat Id. Selain itu, menghiasi malam Idul Fitri dengan lantunan takbir juga salat berjamaah menjadi bagian dari adab yang disunahkan untuk menghidupkan malam kemenangan.

Terdapat pula etika dalam merayakan lebaran, seperti berjalan kaki menuju lokasi salat dengan mengambil rute yang berbeda antara berangkat dan pulang. Mengenakan pakaian terbaik serta memperbanyak silaturahmi menjadi simbol kegembiraan yang harus diiringi dengan peningkatan akhlak dan ketaatan kepada Allah, sesuai pesan beliau, "Idul Fitri bukan bagi mereka yang mengenakan baju baru, namun bagi mereka yang ketaatannya bertambah."

Semangat beribadah yang telah kita hidupkan selama bulan Ramadan diharapkan selalu terjaga konsistensinya hingga bulan-bulan selanjutnya. Dengan pemahaman yang mendalam tentang makna Idul Fitri, setiap orang bisa menjalani kehidupan dengan lebih bermakna serta penuh keberkahan. (Khofifah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....