Puasa: Memaknai Hakikat Menahan Diri di Bulan Ramadan

  • 15 Mar 2026 07:27 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Bulan suci Ramadan tidak hanya sebagai ibadah menahan lapar dan haus dari terbitnya fajar sampai terbenam setiap harinya. Ibadah puasa yakni saat yang tepat serta mendalam untuk melatih pengendalian diri juga menata kembali orientasi hidup agar lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Nurrohim, Lc., M.Hum., dosen UIN Saizu Purwokerto hadir dalam dialog Café Ramadan Pro 2 RRI Purwokerto, yang menyampaikan bahwa inti dari puasa adalah perubahan karakter menuju pribadi yang lebih bertakwa. "Puasa yakni sarana utama untuk membendung hawa nafsu agar kita bisa mencapai derajat kesabaran yang lebih tinggi dalam menjalani kehidupan," tuturnya.

“Menahan diri berarti pula menjaga lisan, pikiran, dan perbuatan dari hal-hal yang mengurangi pahala ibadah. Diharapkan, pengendalian diri yang konsisten selama sebulan penuh akan membentuk kebiasaan baik yang terus terbawa hingga bulan-bulan berikutnya,” lanjutnya.

Menahan diri juga dipandang sebagai bentuk empati sosial yang nyata pada kondisi sesama yang mungkin kurang beruntung di sekitar kita. Dengan merasakan beratnya menahan lapar, seseorang akan lebih mudah menumbuhkan rasa syukur juga kedermawanan untuk saling berbagi melalui bantuan sosial atau sedekah.

Ibadah puasa yang dijalankan dengan pemahaman mendalam akan menjadi benteng bagi setiap seseorang dalam menghadapi godaan duniawi. Perjalanan spiritual di bulan suci ini adalah langkah nyata untuk memperbarui niat juga mempererat tali silaturahmi antarumat manusia dalam hal kebaikan. (Khofifah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....