Bazar Pakaian BTM Back To Moro Dongkrak Penjualan Pedagang

  • 12 Mar 2026 14:53 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Bazar pakaian terbesar se-Banyumas, BTM Back To Moro “Spesial Ramadhan Edition”, menarik minat masyarakat untuk berburu pakaian dengan harga terjangkau. Acara yang berlangsung pada 12–18 Maret 2026 ini menjadi batu lompatan bagi para pedagang pakaian untuk meningkatkan penjualan di tengah antusiasme warga yang mencari kebutuhan lebaran.

Rey Anggara, salah satu pedagang thrift store, mengaku penjualannya dapat meningkat secara signifikan jika mengikuti acara bazar seperti ini. Biasanya dalam sehari, ia dapat menjual sekitar 200 hingga 300 potong pakaian, sekitar sepuluh kali lipat dibandingkan dengan penjualan pada hari biasa di tokonya.

“Sehari tuh bisa sampai mungkin 200 sampai 300 pieces per hari. Mungkin bisa 10 kali lipat,” ujarnya saat diwawancarai RRI, Kamis (12/3/2026).

Pedagang yang telah rutin mengikuti bazar sejak volume kedua ini mengatakan dirinya harus menyiapkan stok pakaian yang bagus dan bervariasi untuk menarik minat pembeli. Ia menyediakan berbagai jenis pakaian seperti jaket, kardigan, kemeja, hingga blus dengan harga yang relatif terjangkau, mulai dari sekitar Rp 45 ribu hingga Rp 150 ribu.

Rey menjelaskan bahwa keikutsertaannya tidak hanya memberikan keuntungan finansial, tetapi juga berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan engagement terhadap calon pembeli. Hal ini diharapkan dapat menambah jumlah pengikut baru di media sosial yang dapat berpotensi menjadi pelanggan tetap di toko miliknya.

“Semoga sih acara ini terus berlanjut sampai tahun-tahun depan, sampai selanjutnya, jadi kita bisa berkembang bareng gitu sesama para seller di sini,” katanya.

Bagi para pengunjung, acara ini bukan sekadar tempat belanja, melainkan juga ruang nostalgia. Andri, salah satu pengunjung, mengungkapkan bahwa suasana bazar di Moro Mall mengingatkannya pada masa kecil.

Ia juga mengaku tertarik berbelanja di bazar tersebut karena harga pakaian yang dinilai lebih ramah di kantong. Menurutnya, bazar seperti ini menjadi alternatif tempat berbelanja bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pakaian dengan harga terjangkau namun tetap memiliki model yang menarik.

Andri berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan ke depannya dengan pilihan produk yang semakin beragam serta pelayanan yang lebih baik bagi pembeli.

Rekomendasi Berita