BMKG: Banyumas Raya Berpotensi Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang
- 11 Mar 2026 09:19 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperkirakan sebagian besar wilayah Banyumas Raya akan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Rabu (11/3/2026). Prakiraan ini berlaku selama 12 jam mulai pukul 07.00 WIB hingga 19.00 WIB.
Berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, kondisi cuaca di Jawa Tengah pada pagi hari umumnya berawan. Memasuki siang hingga sore dan awal malam hari, wilayah Jawa Tengah berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang, bahkan berpotensi meningkat menjadi hujan sedang hingga lebat di beberapa daerah.
Di wilayah Banyumas Raya, prakiraan cuaca menunjukkan hujan dengan intensitas bervariasi. Di Cilacap diperkirakan terjadi hujan ringan dengan suhu udara berkisar 26–32 derajat Celsius dan kelembapan 60–90 persen.
Sementara itu, di Purwokerto yang merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Banyumas, cuaca diperkirakan hujan ringan dengan suhu antara 22–31 derajat Celsius dan kelembapan udara mencapai 65–95 persen. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di Purbalingga dan Banjarnegara dengan potensi hujan ringan hingga sedang.
Suhu udara di Purbalingga diperkirakan berkisar 20–28 derajat Celsius, sedangkan Banjarnegara antara 18–26 derajat Celsius. Adapun wilayah Kebumen juga berpotensi mengalami hujan ringan dengan suhu berkisar 26–32 derajat Celsius.
BMKG juga menyebutkan angin umumnya bertiup dari arah barat hingga utara dengan kecepatan sekitar 10–30 kilometer per jam. Suhu udara di Jawa Tengah secara umum berada pada kisaran 18–32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan antara 60–95 persen.
Selain itu, masyarakat diimbau mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi yang dapat menyertai hujan. Seperti banjir, tanah longsor, angin kencang atau puting beliung, hingga sambaran petir dan pohon tumbang.
BMKG mengingatkan masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan maupun yang berada di wilayah rawan bencana. Hal tersebutdilakukan agar tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca terkini.