Memaknai “Andai ini Ramadhan Terakhirku” dalam Islam

  • 04 Mar 2026 08:07 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto : Di dalam Islam, hukum menggunakan kata "seandainya" dapat membuka pintu setan apabila dipakai untuk menyesali takdir masa lampau yang telah terjadi. Menggunakan kalimat "Andai ini Ramadhan Terakhirku" bukan berarti mendahului takdir, melainkan sebuah motivasi agar kita tidak lalai.

Abid Yanuar Badarudin, S.Kom., M.Kom dalam dialog Café Ramadan Pro 2 RRI Purwokerto menyampaikan bahwa, "Dalam Islam, “pengandaian” diperbolehkan bahkan dianjurkan jika tujuannya untuk muhasabah diri,” ujarnya.

Lebih jauh lagi, “pengandaian” ini seharusnya memicu perubahan perilaku yang nyata dalam interaksi sosial dan manajemen waktu. Apabila seseorang benar-benar meyakini ini merupakan Ramadan terakhirnya, maka akan lebih cepat dalam meminta maaf atas kesalahan antarsesama, dan tidak akan membuang waktu untuk hal yang sia-sia.

Ketika kita menamankan kesadaran bahwa maut bisa menjemput kapan saja, maka kualitas ibadah pun bisa meningkat. Sabar terhadap ketaatan, menjauhi kemaksiatan, dan ketika memiliki musibah, jika dilakukan di bulan Ramadhan maka akan mendapatkan pahala yang lebih.

Dengan berhenti membuang waktu pada hal-hal yang sia-sia, mari jadikan sisa hari di bulan suci ini sebagai ajang untuk membuktikan cinta kita kepada Allah SWT, dengan meningkatkan ibadah yang jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. (Khofifah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....