Bulan Puasa, Bulan Sabar: Bagaimana Meningkatkan Kesabaran di Bulan Ramadan
- 24 Feb 2026 07:26 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto : Bulan Ramadan atau bulan puasa merupakan bulan di mana kita melaksankan puasa, menahan haus, lapar, dan hawa nafsu. Hal ini erat kaitannya dengan sabar. Sabar sendiri memiliki hakikat menahan diri dari perkara yang tidak disuaki oleh hawa nafsu.
Kali ini Cafe Ramadan Pro 2 RRI Purwokerto bersama Ustaz Abid Yanuar Badharudin, S.Kom., M.Kom, Dosen Teknik Informatika UMP membahas tema “Bulan Ramadan, Bulan Sabar”. Dalam pembahasan ini, Ustaz Abid Yanuar mengajak kita untuk mengenal lebih dalam apa makna bulan Ramadan yang juga merupakan bulan sabar.
| Baca juga: Mengenal Orang-Orang yang Dicintai Allah Swt |
Ustaz Abid Yanuar menyampaikan bahwa hawa nafsu selalu condong pada kejelekkan. Ketika kita menahan hal tersebut dengan sabar, ditambah dalam rangka mencari rida Allah Swt, maka Allah akan menggantikannya dengan kebaikan yang lain.
“Ada ulama yang mengatakan, ibarat nafsu itu adalah kuda atau pun tunggangan. Sabar itu tali kekangnya, ketika nafsu itu, nafsu kan ada yang menuju kebaikan dan kejelekkan. Maka, ketika dia menuju kebaikan, maka lurus supaya menuju kebaikan itu, dipersegera. Nah, ketika nafsu itu menuju ke yang buruk, maka dia arahkan juga sampai kuda ini atau pun hawa nafsu ini, atau pun sesuatu yang buruk tadi itu mengarah ke arah yang buruk,” jelas Ustaz Abid Yanuar bahwa sabar menjadi kendali dalam kita berbuat khususnya di bulan Ramadan.
Selain itu, Ustaz Abid Yanuar menyebutkan bahwa ada 3 kategori sabar, salah satunya yaitu sabar dalam melaksanakan ibadah dan ketaatan, dalam hal ini adalah melaksanakan ibadah puasa. Menahan haus, lapar, dan menahan hawa nafsu.
Demikianlah bulan Ramadan juga disebut sebagai bulan sabar, sebab dalam bulan ini kita diwajibkan untuk menahan haus, lapar, dan hawa nafsu yang tidak mudah untuk dilakukan. (Helmalia)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....