Pers Lokal Ditengah Gempuran Media Sosial
- 21 Feb 2026 14:01 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Kehadiran media sosial yang masif telah mengubah lanskap informasi secara global, memberikan tantangan besar sekaligus peluang bagi industri pers lokal. Strategi bertahan dan peran pers dalam menjaga kualitas informasi menjadi fokus utama dalam Dialog Purwokerto Menyapa "Pers Lokal di Tengah Gempuran Media Sosial" di Pro 1 FM, Senin (9/2/2026).
Pagi itu acara menghadirkan narasumber Agus Wahyudi selaku Kepala Biro Banyumas Suara Merdeka, Saladin Ayyubi selaku Kepala Ikatan Jurnalis TV Indonesia dan M. Irfan Bahtiar, Founder @infopurwokerto. Dalam obrolan tersebut, ditekankan bahwa meskipun media sosial menawarkan kecepatan, pers lokal memiliki keunggulan mutlak dalam hal kredibilitas dan akurasi.
Verifikasi data dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik menjadi pembeda utama yang menjaga kepercayaan publik di tengah maraknya informasi yang tidak terverifikasi atau hoax. Adaptasi Digital sebagai Keharusan: Media lokal didorong untuk tidak menjaga jarak dengan teknologi, melainkan memanfaatkannya sebagai kanal distribusi informasi agar dapat menjangkau audiens muda yang lebih luas.
Kekuatan Konten Lokal: Keunggulan pers daerah terletak pada kedekatan emosional dan relevansi informasi dengan masyarakat setempat. Fokus pada isu-isu komunitas menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki oleh media nasional maupun algoritma media sosial global.
Integritas dan Profesionalisme: Di tengah persaingan kecepatan, pers lokal harus tetap berpegang teguh pada fungsi kontrol sosial dan edukasi. Kualitas produk jurnalistik yang mendalam menjadi "benteng" terakhir dalam menjaga demokrasi di tingkat daerah.
Melalui sinergi antara kecepatan digital dan ketepatan jurnalistik, pers lokal diyakini akan terus eksis dan tetap menjadi rujukan utama masyarakat dalam mendapatkan informasi yang sehat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....