Tips dan Strategi Orang Tua Mendidik Anak Laki-laki

  • 21 Feb 2026 11:54 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto : Cara mendidik anak laki-laki dan anak perempuan tentunya memiliki cara yang berbeda yang harus diketahui oleh para orang tua mengingat secara fitrahnya laki-laki dan perempuan memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda. Jika anak perempuan lebih memiliki kegemaran dalam hal masak-memasak, berdandan, bermain boneka, sementara anak laki-laki lebih gemar bermain sepak bola, berlari-lari dan aktifitas menggunakan fisik atau ototnya.

Mendidik anak laki-laki menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua karena anak laki-laki memiliki hormone testosterone yang tinggi sehingga mereka dapat berperilaku agresif, mudah stress, hingga sulit menenangkan diri.

Menurut Dr. Aisyah Dahlan, ada beberapa tips cara mendidik anak laki-laki diantaranya :

  1. Karakteristik Anak Laki-laki
    Anak laki-laki biasanya suka melihat benda, suka melihat benda yang bergerak serak menggerakkan benda. Itulah sebabnya mengapa anak laki-laki suka memainkan kelereng dengan menggerakkannya. Menerbangkan layang-layang dan melihatnya dari bawah dalam waktu yang lama. Suka bermain mobil-mobilan dengan menggerakkannya bersama teman-teman sebayanya. Jadi, tugas orang tua adalah mengawasi dan menjaganya selama bermain.
  2. Jaga Durasi Bermain dan Awasi yang dimainkannya
    Sebenarnya tidak masalah anak laki-laki itu mau bermain apapun, asal bukan sesuatu yang berbahaya. Tapi, seringkali anak suka lupa waktu ketika bermain. Maka, menjadi tugas orang tua untuk mengingatkannya. Itulah sebabnya, orang tua zaman dahulu suka memarahi anak laki-lakinya saat mereka bermain apapun karena terlalu lama, bukan karena apa yang dimainkan.
  3. Jangan Menasehati atau Memarahi Anak Saat Lapar

    Anak laki-laki punya hipotalamus (nama bagian otak) yang lebih besar daripada anak perempuan. Hal itu menyebabkan anak laki-laki menjadi lebih mudah atau lebih cepat lapar disbanding anak perempuan. Oleh sebab itu, pantang bagi orang tua untuk menasehati anak laki-laki pada saat dia lapar. Hal tersebut akan percuma karena apa yang dikatakan orang tua tidak dapat dipahami dengan baik oleh anak disebabkan karena lapar.

    Saat kita ingin menasehati anak laki-laki, sampaikan dengan rileks dan pantang dalam kondisi lapar. dr Aisyah Dahlan memberikan tips, waktu yang tepat untuk menasehati anak laki-laki, salah satunya yaitu dengan mengajaknya makan diluar. Kita bisa meluangkan waktu untuk mengajak anak laki-laki kita keluar dengan memanfaatkan tanggal miladnya setiap bulan, kemudian utarakanlah semua hal yang ingin kita sampaikan kepada anak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....