Mawas Diri: Jalan menuju Taqwa dan Akhlak Mulia
- 17 Feb 2026 08:56 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto : Wujud syukur atas segala bentuk kenikmatan yang Allah Swt. berikan merupakan hal yang tentunya harus kita lakukan. Salah satu bentuknya, yaitu memperdalam ilmu agama. Sebab, Agama Islam bukan hanya status, melainkan ajaran ynag harus kita pelajari, yakini, dan amalkan.
Ustaz KH. Mintaraga Eman Surya, Lc., M.A dalam dialog Mutiara Pagi Pro 1 RRI Purwokerto membahas tema “Urip Sing Ati-Ati, Brayan Amal Shalih lan Mulyaning Akhlak". KH. Mintaraga dalam hal ini mengajak pendengar untuk tidak hanya bersyukur atas nikmat yang Allah Swt. berikan, tetapi harus dibarengi dengan memperdalam ilmu agama.
Pembahasan kali ini Ustaz Mintaraga membahas satu hadis, yaitu dari Abu Dzar Jundub bin Junadah radhiyallahu 'anhu dan Abu Abdirrahman Mu'adz bin Jabal Radhiyallahu anhuma, dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda, "Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada. Dan ikutilah kejelekan dengan kebaikan, niscaya kebaikan itu akan menghapusnya. Dan pergaulilah sesama manusia dengan akhlak mulia." HR. At-Tirmidzi dan beliau berkata, "Ini adalah Hadits hasan," dan di sebagian naskah disebutkan, "Hadits ini hasan shahih."
Hadis tersebut berisi tentang perintah bertaqwa kepada Allah Swt, segera memperbaiki perbuatan dosa dengan perbuatan baik, dan bergaul dengan sesama manusia dibarengi akhlak mulia.
Ustaz Mintaraga menjelaskan bahwa taqwa diartikan sebagai takut kepada Allah Swt. yang menjadi tanda iman seseorang kepada Allah Swt. Selanjutnya, waspada atau peringatan, sebab dunia merupakan tempatnya ujian dan musibah.
Sejatinya, hidup bukan hanya sekadar tentang menikmati dan bersyukur, melainkan terus belajar, meyakini, serta mengamalkan ajaran agama yang dianut. Dalam hal ini, Agama Islam menjadi sebuah ajaran yang harus Umat Muslim yakini dan amalkan sebagai sebuah bentuk syukur terhadap Allah Swt. (Helmalia)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....