Berdoa: Pelarian ketika Susah, Wujud Syukur ketika Senang

  • 15 Feb 2026 10:51 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto : Sebagai Umat Muslim, berdoa menjadi cara kita berkomunikasi dengan Allah Swt. Tidak hanya dalam keadaan susah, berdoa hendaknya dilakukan kapan saja dan dalam keadaan apa pun.

Ustaz Drs. Daliman, M.Pd dalam dialog Mutiara Pagi Program Pro 1 RRI Purwokerto kali ini hadir membahas tema “Berdoa pada Waktu Senang dan Susah”. Bukan hanya sebagai pengingat, pembahasan ini mengajak kita untuk sadar akan nikmat Allah Swt. yang tidak mengenal waktu dan keadaan.

Dalam hal ini, Ustaz Daliman memberitahu bahwa terdapat adab dan tata cara dalam berdoa. Pertama, yaitu ikhlas, diusahakan dalam keadaan suci atau terbebas dari hadast besar maupun kecil, menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, berdoa dengan suara yang pelan dan lembut, memulai dengan tahmid dan sholawat.

Meskipun berdoa dapat dilakukan kapan pun dan dalam keadaan apa pun. Namun, dalam hal ini terdapat waktu yang mustajab untuk berdoa. ”Ada waktu-waktu yang bagus, yang dianggap mustajab, yaitu waktu ketika kita rukuk dan sujud,” jelas Ustaz Daliman. Kemudian, selain itu, waktu sepertiga malam terakhir dan doa saat waktu berbuka puasa.

Tidak hanya terdapat waktu yang mustajab untuk berdoa, Ust. Daliman juga menyampaikan bahwa ada doa orang-orang tertentu yang mustajab untuk Allah Swt kabulkan. Orang-orang tersebut, yaitu doa orang tua, doa orang yang sedang dalam perjalanan, doa orang yang teraniaya.

Berdoa merupakan sebuah kesadaran dan bentuk syukur terhadap Allah Swt. Dengan demikian, berdoa hendaknya hanya sedang mengalam kesulitan, tetapi juga dalam keadaan senang sebagai bentuk syukur. Akan lebih afdol lagi ketika adab dan tata cara yang telah disampaikan oleh Ustaz Daliman diparaktikan dengan sebaik-baiknya. (Helmalia)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....