Apakah Stevia Aman Dikonsumsi Masyarakat?
- 07 Agt 2025 07:40 WIB
- Purwokerto
KBRN, Purwokerto : Stevia adalah pemanis alami yang diekstrak dari daun tanaman stevia rebaudiana. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan dan dikenal dengan rasanya yang manis namun tanpa kalori. Pada abad ke-20, stevia mulai diolah menjadi pemanis alami nol kalori.
Kandungan yang dimiliki stevia membuat popularitasnya melonjak dan menjadikannya sebagai pengganti gula dalam makanan ataupun minuman. Hal ini berguna bagi penderita diabetes bahkan bagi mereka yang ingin mengurangi asupan gula.
Namun, baru-baru ini muncul berbagai pandangan pro kontra mengenai manfaat dan keamanan mengonsumsi stevia. Shakira Amirah, S.Ked, alumnus Kedokteran UI mengatakan bahwa stevia berbahaya jika dikonsumsi dalam jangka panjang. Menurutnya, konsumsi stevia bisa menyebabkan diabetes melitus bahkan kanker sesuai dengan yang tercantum dalam panduan dari WHO.
Namun Felix Zulhendri, Ph.D, lulusan S3 luar negeri mengatakan bahwa stevia mengandung efek anti diabetes dari sisi in vivo dan in vitro hingga clinical studies. Selain itu, stevia juga dinilai memiliki efek anti kanker dari sisi in vivo dan in vitro.
Menanggapi perbedaan pendapat ini, penting untuk menelisik lebih dalam bukti ilmiah yang mendukung keamanan stevia. Bahkan sebagian orang telah tergiring opini karena kekhawatiran akan kebenaran informasi yang beredar.
Seorang dokter bernama Adam Prabata turut menyampaikan argumentasi terkait perbedaan pendapat yang terjadi. Menurut informasi yang Ia telusuri, penelitian yang ada di panduan WHO menunjukkan bahwa konsumsi non-sugar sweetener beresiko bagi kesehatan. Sayangya, di panduan ini tidak dilakukan analisis stevia, melainkan digabungkan dengan pemanis non-gula lainnya.
Namun hingga saat ini belum ditemukan data yang bisa memastikan kebenaran dari salah satu pendapat yang beredar. Menurut Anda, pendapat siapakah yang dapat dipercaya kebenarannya? (Aulia)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....