Istikamah Bukan Sekadar Ucapan, Harus Tertanam dalam Hati dan Perbuatan

  • 06 Okt 2026 13:36 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto – Istikamah bukan sekadar kemampuan mengucapkan kalimat keimanan, tetapi bagaimana keyakinan tersebut benar-benar tertanam dalam hati dan diwujudkan melalui perbuatan. Keteguhan itu menjadi penting agar seseorang tetap berada di jalan kebenaran, termasuk ketika menghadapi ujian dan berbagai godaan kehidupan.

Hal tersebut disampaikan Ustaz K.H. Mintaraga Eman Surya, Lc., dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Purwokerto, Senin (5/10/2026). Dalam kajian bertema “Madep Mantap Jejeg Men Uripe Ora Medak” bagian keenam, ia menekankan pentingnya memiliki prinsip dan keteguhan dalam menjalani kehidupan.

“Orang hidup itu harus punya prinsip ya di zaman seperti ini. Jadi ora melu ngana, ora gampang meluana, melu ngene, gitu sudah kokoh,” ujar Ustaz Mintaraga.

Menurutnya, kehidupan manusia tidak lepas dari ujian. Karena itu, keimanan perlu dibuktikan melalui sikap yang tetap teguh ketika menghadapi berbagai keadaan. Istikamah, kata dia, bukan hanya berhenti pada ucapan, tetapi harus terlihat dalam pikiran, hati, dan perbuatan.

“Ucapan itu bukan sekadar lancar di mulut, tapi betul-betul diyakini di hati kemudian diamalkan. Kalau sudah begini, insyaallah nanti mengucapkan itu akan ringan,” jelasnya.

Ustaz Mintaraga menegaskan, keteguhan dalam menjalankan kebaikan perlu terus dijaga hingga akhir kehidupan. Menurutnya, seseorang tidak cukup hanya menyatakan keimanan, tetapi harus berusaha mempertahankan prinsip tersebut dalam kesehariannya.

“Karena puncak dari istikamah adalah tetap berada di atas kebenaran saat ajal menjemput,” katanya.

Ia menambahkan, prinsip tersebut perlu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Seseorang harus berusaha tetap berada di jalan Allah meskipun menghadapi ujian, musibah maupun godaan yang datang dari lingkungan maupun hawa nafsu.

“Intinya begitu dan juga nanti ketika sakaratul maut juga, bismillah kita semoga istikamah, madep-mantaplah,” tegasnya.

Melalui kajian tersebut, Ustaz Mintaraga mengingatkan bahwa istikamah pada akhirnya merupakan upaya untuk tetap teguh dalam kebenaran dalam kondisi apa pun. Keteguhan itu tidak hanya diucapkan, tetapi perlu dibuktikan melalui keyakinan dan amal dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....