UIN SAIZU Dorong Kearifan Lokal Jawa Jadi Jembatan menuju Kompetensi Global
- 19 Sep 2026 10:38 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto- UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) Purwokerto kembali menggelar Eurasia International Public Lecture Series seri ketiga pada Sabtu 19 September 2026 pagi di Gedung Pascasarjana UIN SAIZU Purwokerto. Kuliah internasional tersebut menghadirkan Prof. Dr. Moh. Roqib, M.Ag., Direktur Pascasarjana UIN SAIZU Purwokerto, yang membahas harmonisasi budaya dan tradisi Jawa dalam penguatan literasi keagamaan untuk hubungan global Asia.
Dalam pemaparannya, Roqib menjelaskan pentingnya pendidikan Islam yang ramah gender dan berwawasan multikultural dengan memanfaatkan tradisi lokal Jawa untuk meningkatkan literasi keagamaan. Menurutnya, nilai-nilai lokal seperti kearifan masyarakat Jawa dapat diintegrasikan dalam materi dan praktik pendidikan agama untuk mendukung toleransi serta keberagaman. Roqib menyebut sejumlah kearifan lokal Jawa yang dapat dikembangkan sebagai pedagogi multikultural, di antaranya tepa selira, gotong royong, rukun, musyawarah, dan memayu hayuning bawana.
"Kearifan lokal dapat menjadi jembatan antara identitas lokal dan kompetensi global," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan literasi keagamaan melalui literasi tekstual, kontekstual, dialogis, dan digital. Menurutnya, literasi keagamaan saat ini tidak dapat dipisahkan dari literasi media dan literasi digital.
Roqib menjelaskan pendekatan local-to-global learning dapat dilakukan melalui tahapan mengenali diri, mengkritisi diri, memahami yang lain, berdialog, berkolaborasi, hingga membangun jejaring internasional melalui virtual exchange, pertukaran mahasiswa, konferensi, dan penelitian lintas negara.
"Pendidikan dapat berfungsi sebagai people-to-people diplomacy, karena interaksi pendidikan dapat membuka ruang mobilitas akademik, kolaborasi pengetahuan, diplomasi budaya, dan pembangunan kepercayaan antarbangsa," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....