Energi Surya untuk Masa Depan
- 13 Sep 2026 19:46 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Indonesia menyimpan potensi energi surya melimpah hingga 3.000 gigawatt berkat lokasinya yang berada di garis khatulistiwa. Potensi sinar matahari sepanjang tahun ini menjadi solusi strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mencegah krisis listrik di berbagai daerah.
Transisi ke energi terbarukan makin mendesak seiring menurunnya cadangan bahan bakar fosil dan ancaman perubahan iklim. Melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terdistribusi, pasokan listrik tidak lagi bergantung pada satu pusat, sehingga risiko pemadaman massal bisa ditekan.
Skema ini juga siap menjawab melonjaknya kebutuhan listrik nasional, termasuk untuk kendaraan listrik. Perwakilan PT Khaira Energi Inovasi, Suwatno Ibnusudihardjo kepada RRI mengatakan, pemanfaatan PLTS membuat masyarakat berubah peran dari sekadar konsumen menjadi produsen energi.
"Transformasi menjadi prosumer atau produsen sekaligus konsumen ini sangat penting. Masyarakat bisa ikut menjaga pasokan listriknya sendiri," ujar Suwatno.
Pemasangan panel surya di atap rumah, sekolah, hingga tempat ibadah menjadi kunci kemandirian energi berbasis komunitas dan Pemerintah sendiri membidik target kapasitas energi surya sebesar 100 gigawatt yang berpotensi membuka hingga 5 juta lapangan kerja baru. Selain mendorong industri lokal seperti pembuat baterai dan inverter, percepatan PLTS ini juga membutuhkan kolaborasi dengan UMKM serta edukasi publik untuk mengatasi kendala investasi awal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....